Muscab Ditunda, DPW PPP Sulsel Akan Isi Kekosongan di Tingkat PAC
Jum'at, 16 Juli 2021 - 14:24 WIB
loading...
Ketua DPW PPP Sulsel, Imam Fauzan. Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Musyawarah cabang (muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kabupaten/kota kembali ditunda. Pelaksanaannya diundur karena pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).
Ketua DPW PPP Sulsel , Imam Fauzan mengatakan, kebijakan ini merupakan instruksi langsung dari DPP. Sehingga pihaknya siap menindaklanjuti perintah tersebut.
Baca juga:DPD PDIP Sulsel Buka Opsi Pelaksanaan Rakerda Virtual
"Kami baru saja berkoordinasi dengan DPP, bahwa muscab harus ditunda. Iya, ini ada hubungannya dengan penerapan PPKM," kata Fauzan saat ditemui di DPRD Sulsel, Kamis (15/7).
Awalnya Muscab DPC PPP kabupaten/kota akan dilaksanakan pada akhir Juli ini, lalu ditargetkan tuntas sampai Agustus 2021. Namun pelaksanaannya ditunda dan baru akan dimulai bulan depan.
"Jadi muscab kami tunda sampai tanggal 10 Agustus bulan depan. Iya, bulan depan baru kita mulai. Semoga sudah bisa berjalan dan segera tuntas," ujarnya.
Fauzan menuturkan, menjelang digelarnya muscab, pihaknya berencana menyempurnakan posisi pimpinan anak cabang (PAC). PAC inilah yang menjadi pemilik suara untuk menentukan siapa Ketua DPC PPP kabupaten/kota terpilih.
Baca juga:PKS Sulsel Panaskan Mesin Partai Lewat Rapat Kerja Daerah
"Jadi sekarang, kita mau isi kekosongan PAC di beberapa daerah. Karena memang ada PAC yang periodenya sudah berakhir, dan sudah meninggal orangnya. Jadi harus segera kita isi," sebutnya.
Ketua Fraksi PPP DPRD Sulsel ini menargetkan, muscab akan rampung sesegara mungkin. Sehingga tidak akan mengganggu proses verifikasi partai politik yang rencananya dimulai awal tahun depan.
"Tidakji, cepatji ini pelaksanaan muscab. Kami diberi waktu dua bulan untuk tuntaskan. Dan insyaallah kami bisa selesaikan dengan cepat," bebernya.
Pada muscab mendatang, ada empat Ketua DPC PPP yang punya kans terpilih kembali. Keempatnya ialah Gowa, Bantaeng, Bulukumba dan Luwu. Di mana kelima daerah ini berhasil mengantarkan PPP menang di parlemen.
Baca juga:Penerapan PPKM Harus Kedepankan Sipakatau, Sipakainge, Sipakalebbi
Adapun keempat Ketua DPC PPP kabupaten/kota yang dimaksud ialah Nursyam Amin di Gowa dengan perolehan 8 kursi, Andi Sugiarti Mangun Karim di Bantaeng dengan 5 kursi, Askar HL di Bulukumba dan Rusli Sunali di Luwu yang kompak meraih 6 kursi. Pada pileg 2019 lalu, PPP berhasil mengunci kursi ketua DPRD.
“Misalnya saja dia berhasil menaikkan kursinya, atau mampu membuat PPP duduk sebagai ketua DPRD di daerahnya. Nah, itukan sebuah prestasi. Jadi kemungkinan itu yang akan jadi pengecualian,” jelas putra Amir Uskara ini.
Ketua DPW PPP Sulsel , Imam Fauzan mengatakan, kebijakan ini merupakan instruksi langsung dari DPP. Sehingga pihaknya siap menindaklanjuti perintah tersebut.
Baca juga:DPD PDIP Sulsel Buka Opsi Pelaksanaan Rakerda Virtual
"Kami baru saja berkoordinasi dengan DPP, bahwa muscab harus ditunda. Iya, ini ada hubungannya dengan penerapan PPKM," kata Fauzan saat ditemui di DPRD Sulsel, Kamis (15/7).
Awalnya Muscab DPC PPP kabupaten/kota akan dilaksanakan pada akhir Juli ini, lalu ditargetkan tuntas sampai Agustus 2021. Namun pelaksanaannya ditunda dan baru akan dimulai bulan depan.
"Jadi muscab kami tunda sampai tanggal 10 Agustus bulan depan. Iya, bulan depan baru kita mulai. Semoga sudah bisa berjalan dan segera tuntas," ujarnya.
Fauzan menuturkan, menjelang digelarnya muscab, pihaknya berencana menyempurnakan posisi pimpinan anak cabang (PAC). PAC inilah yang menjadi pemilik suara untuk menentukan siapa Ketua DPC PPP kabupaten/kota terpilih.
Baca juga:PKS Sulsel Panaskan Mesin Partai Lewat Rapat Kerja Daerah
"Jadi sekarang, kita mau isi kekosongan PAC di beberapa daerah. Karena memang ada PAC yang periodenya sudah berakhir, dan sudah meninggal orangnya. Jadi harus segera kita isi," sebutnya.
Ketua Fraksi PPP DPRD Sulsel ini menargetkan, muscab akan rampung sesegara mungkin. Sehingga tidak akan mengganggu proses verifikasi partai politik yang rencananya dimulai awal tahun depan.
"Tidakji, cepatji ini pelaksanaan muscab. Kami diberi waktu dua bulan untuk tuntaskan. Dan insyaallah kami bisa selesaikan dengan cepat," bebernya.
Pada muscab mendatang, ada empat Ketua DPC PPP yang punya kans terpilih kembali. Keempatnya ialah Gowa, Bantaeng, Bulukumba dan Luwu. Di mana kelima daerah ini berhasil mengantarkan PPP menang di parlemen.
Baca juga:Penerapan PPKM Harus Kedepankan Sipakatau, Sipakainge, Sipakalebbi
Adapun keempat Ketua DPC PPP kabupaten/kota yang dimaksud ialah Nursyam Amin di Gowa dengan perolehan 8 kursi, Andi Sugiarti Mangun Karim di Bantaeng dengan 5 kursi, Askar HL di Bulukumba dan Rusli Sunali di Luwu yang kompak meraih 6 kursi. Pada pileg 2019 lalu, PPP berhasil mengunci kursi ketua DPRD.
“Misalnya saja dia berhasil menaikkan kursinya, atau mampu membuat PPP duduk sebagai ketua DPRD di daerahnya. Nah, itukan sebuah prestasi. Jadi kemungkinan itu yang akan jadi pengecualian,” jelas putra Amir Uskara ini.
(luq)
Lihat Juga :