Imbas Penyekatan, Jalan Ir H Juanda Ciputat Macet 2 Kilometer
Jum'at, 16 Juli 2021 - 10:42 WIB
loading...
Jalan Raya Ir. Haji Juanda, Ciputat, Tangerang Selatan macet sepanjang dua kilometer. Kemacetan diakibatkan adanya penyekatan menuju Jakarta. Foto: MPI/Dimas
A
A
A
TANGERANG SELATAN - Polda Metro Jaya melakukan penyekatan di 100 titik menuju DKI Jakarta untuk membatasi mobilitas masyarakat . Salah satunya adalah di Jalan Raya Ir. Haji Juanda, Ciputat, Tangerang Selatan. Akibatnya, antrean kendaraan mengular sepanjang dua kilometer.
Pantauan MNC Portal Indonesia di lokasi, Jumat (16/7/2021), terjadi antrean kendaraan melintas jalan itu. Tampak pula petugas gabungan dari kepolisian, Satpol PP, Dishub dan TNI berjaga di titik penyekatan.
Para pengendara yang melintas didominasi oleh pekerja. Mereka diminta menunjukkan surat tanda registrasi pekerja (STRP) atau surat jalan. Baca juga: Hari Kedua Pos Penyekatan Mampang Prapatan, Lalu Lintas Kondusif
"Selamat pagi, mohon izin bapak, boleh keluarkan surat jalannya? Bila tidak ada silakan untuk langsung putar balik,” ucap salah seorang petugas dari kepolisian di lokasi.
Sementara itu, Kapolsek Ciputat Timur Kompol Jun Nurhaida mengatakan, situasi saat ini sangat ramai. Terjadi kemacetan sepanjang dua kilometer. Mereka, lanjutnya didominasi oleh pekerja sektor esensial dan kritikal yang bekerja di Jakarta.
Pantauan MNC Portal Indonesia di lokasi, Jumat (16/7/2021), terjadi antrean kendaraan melintas jalan itu. Tampak pula petugas gabungan dari kepolisian, Satpol PP, Dishub dan TNI berjaga di titik penyekatan.
Para pengendara yang melintas didominasi oleh pekerja. Mereka diminta menunjukkan surat tanda registrasi pekerja (STRP) atau surat jalan. Baca juga: Hari Kedua Pos Penyekatan Mampang Prapatan, Lalu Lintas Kondusif
"Selamat pagi, mohon izin bapak, boleh keluarkan surat jalannya? Bila tidak ada silakan untuk langsung putar balik,” ucap salah seorang petugas dari kepolisian di lokasi.
Sementara itu, Kapolsek Ciputat Timur Kompol Jun Nurhaida mengatakan, situasi saat ini sangat ramai. Terjadi kemacetan sepanjang dua kilometer. Mereka, lanjutnya didominasi oleh pekerja sektor esensial dan kritikal yang bekerja di Jakarta.
Lihat Juga :