Tenaga Medis Kurang, Pemkab Bekasi Siapkan THL Jadi Relawan Covid-19
Jum'at, 16 Juli 2021 - 10:28 WIB
loading...
Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A
A
A
BEKASI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi sedang mempersiapkan tenaga harian lepas atau THL menjadi relawan untuk penanganan Covid-19. Selain itu, pemerintah setempat terus melakukan rekrutmen tenaga medis baru untuk segera ditempatkan membantu penanganan pasien Covid-19 di sejumlah rumah sakit plat merah..
”Kita kekurangan tenaga medis, opsinya ya mempersiapkan THL untuk menjadi relawan, sambil kita merekrut tenaga medis,” ujar Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Herman Hanafi, Jumat (16/7/2021).
Baca juga: Bekasi Kekurangan Tenaga Kesehatan, 4 Perawat Tangani 30 Pasien COVID-19
THL yang diusulkan menjadi relawan akan diberikan pelatihan oleh Satgas Covid-19 sebelum ditentukan penempatannya. THL tersebut akan diambil dari sejumlah instansi perangkat daerah yang ada, seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Pemadam Kebakaran.
”Kita evaluasi kebutuhan kita, ada kekurangan dari SDM. Keinginan Forkopimda juga untuk relawan vaksinasi diarahkan dari tenaga harian lepas,” bebernya.
Baca juga: Terpapar COVID-19, RSUD Kabupaten Bekasi Butuh Tambahan Tenaga Kesehatan
Herman menegaskan pemerintah daerah akan terus mengevaluasi semua kebutuhan, baik sumber daya manusia maupun anggaran dalam upaya penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Bekasi. Salah satunya segera mengisi kurangnya tenaga kesehatan dalam menangani pasien Covid-19. Sebab, 4 perawat menangani hampir 30 pasien Covid-19.
”Kita kekurangan tenaga medis, opsinya ya mempersiapkan THL untuk menjadi relawan, sambil kita merekrut tenaga medis,” ujar Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Herman Hanafi, Jumat (16/7/2021).
Baca juga: Bekasi Kekurangan Tenaga Kesehatan, 4 Perawat Tangani 30 Pasien COVID-19
THL yang diusulkan menjadi relawan akan diberikan pelatihan oleh Satgas Covid-19 sebelum ditentukan penempatannya. THL tersebut akan diambil dari sejumlah instansi perangkat daerah yang ada, seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Pemadam Kebakaran.
”Kita evaluasi kebutuhan kita, ada kekurangan dari SDM. Keinginan Forkopimda juga untuk relawan vaksinasi diarahkan dari tenaga harian lepas,” bebernya.
Baca juga: Terpapar COVID-19, RSUD Kabupaten Bekasi Butuh Tambahan Tenaga Kesehatan
Herman menegaskan pemerintah daerah akan terus mengevaluasi semua kebutuhan, baik sumber daya manusia maupun anggaran dalam upaya penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Bekasi. Salah satunya segera mengisi kurangnya tenaga kesehatan dalam menangani pasien Covid-19. Sebab, 4 perawat menangani hampir 30 pasien Covid-19.
Lihat Juga :