2 Pekan PPKM Dilakukan, Mobilitas Masyarakat Tangerang Turun 30 Persen

Kamis, 15 Juli 2021 - 11:44 WIB
loading...
2 Pekan PPKM Dilakukan,...
Seorang polisi tengah melakukan penjagaan di pos penyekatan Kota Tangerang. Penyekatan ini sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19. Foto: MPI/Isty Maulidya
A A A
TANGERANG - Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat saat ini sudah menginjak pekan ke dua sejak diberlakukan pada 3 Juli 2021. Rupanya mobilitas masyarakat di Kota Tangerang selama 13 hari ini hanya turun sekitar 30 persen.

"Angka penurunan mobilitas masyarakat selama PPKM Darurat ini sudah 20 sampai 30 persen," kata Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah kepada wartawan, Kamis (15/7/2021). Baca juga: Penyekatan di Daan Mogot, Pengendara dari Arah Tangerang Tampak Sepi

Arief juga mengatakan, kondisi tersebut kemungkinan disebabkan karena Kota Tangerang merupakan jalur lintasan menuju DKI Jakarta. Atas dasar hal tersebut pos penyekatan dari arah Tangerang ke Jakarta ataupun sebaliknya akan ditambah.

"Pos penyekatan akan ditambah oleh Polda Metro Jaya, sebelumnya ada 67 titik menjadi kurang lebih 90 sampai 100 titik," tuturnya.

Sementara itu, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Deonijiu De Fatima mengatakan, pihaknya juga akan melakukan penyekatan di jalan perkampungan. Sebelumnya, penyekatan hanya dilakukan di jalan raya yaitu di Jalan Gatot Subroto dan Jalan Daan Mogot.

"Kami di kota penyangga melakukan penyekatan juga di titik kecil lainnya l, di gang kecil menuju Jakarta bersama dengan Polsek, Koramil, Camat, dan semua elemen yang ada," ujarnya. Baca juga: Minimalisir Kerumunan, Lampu PJU di Tangerang Dipadamkan saat Malam Hari

Kapolres juga mengakui, sampai saat ini pergerakan masyarakat memang sudah berkurang, namun masih ada yang melintas ke arah Jakarta dengan berbagai kepentingan. Sementara masyarakat yang tidak memiliki keperluan darurat ataupun pekerja di bidang non-esensial dan kritikal diminta putar balik.

"Memang sampai saat ini masyarakat sudah mulai berkurang, tapi masih ada yang ke Jakarta seperti kerja atau keperluan pribadi. Kita suruh putar balik mereka yang tidak memiliki kepentingan," pungkasnya.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Roy Suryo Pertanyakan...
Roy Suryo Pertanyakan Legal Standing Ade Darmawan di Kasus Ijazah Jokowi
Lengkap! Daftar SD dan...
Lengkap! Daftar SD dan SMP Swasta Gratis di Kota Tangerang untuk SPMB 2026
Roy Suryo Laporkan Lechumanan...
Roy Suryo Laporkan Lechumanan dan Rismon Sianipar, Ade Darmawan: Berarti Dia Ngajak Perang
Rekomendasi
Jerman Unggul atas Curacao...
Jerman Unggul atas Curacao 3-1 di Babak Pertama, Tim Debutan Sempat Bikin Kejutan
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
Berita Terkini
Polda Metro: 2 Kasino...
Polda Metro: 2 Kasino Berkedok Timezone Omzetnya Capai Rp2,1 Miliar
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Infografis
Harga Tiket Pesawat...
Harga Tiket Pesawat Turun 10 Persen Saat Nataru 2024/2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved