Bupati Serang : Butuh Kebersamaan Tangani Covid-19
Senin, 20 April 2020 - 21:14 WIB
loading...
Bupati Serang : Butuh Kebersamaan Tangani Covid-19
A
A
A
SERANG - Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengajak berbagai pihak untuk turun tangan membantu proses penanganan virus corona atau covid-19. Tidak kalah penting saat ini, membantu masyarakat yang terdampak secara ekonomi akibat mewabahnya virus ini.
“Yang mampu, ayo kita tangani bersama-sama dengan pemda Kabupaten Serang. Karena yang cukup besar, yang harus kita tangani adalah, persoalan sosial di masyarakat,” kata Tatu usai menerima bantuan dari Lembaga pendidikan Nurul Fikri Boarding School di Pendopo Bupati Serang, Senin (20/4/2020).
Tatu mengungkapkan, saat ini ada 56 ribu keluarga yang mendapat program bantuan pangan non tunai (BPNT) dan 15 ribu keluarga yang dibantu program keluarga harapan (PKH). Kemudian ada 78 ribu keluarga yang terdata dan harus diberi bantuan oleh Pemprov Banten dan Pemkab Serang.
“Kita juga harus membantu masyarakat yang terdampak secara ekonomi, yang tadinya bekerja, menjadi tidak bekerja. Yang tadinya punya penghasilan, menjadi tyidak. Itu harus disiapkan kebutuhan pokoknya,” ujar Tatu.
Sementara bagi pekerja yang terdampak akibat dirumahkan atau kena pemutusan hubungan kerja (PHK) bisa mengakses program Kartu Pra Kerja dari pemerintah pusat. “Memang ada laporan, sejumlah perusahaan yang merumahkan pekerjanya. Tapi berbagai perusahaan juga membantu dalam bentuk bantuan sosial bagi masyarakat,” ujar Tatu.
“Yang mampu, ayo kita tangani bersama-sama dengan pemda Kabupaten Serang. Karena yang cukup besar, yang harus kita tangani adalah, persoalan sosial di masyarakat,” kata Tatu usai menerima bantuan dari Lembaga pendidikan Nurul Fikri Boarding School di Pendopo Bupati Serang, Senin (20/4/2020).
Tatu mengungkapkan, saat ini ada 56 ribu keluarga yang mendapat program bantuan pangan non tunai (BPNT) dan 15 ribu keluarga yang dibantu program keluarga harapan (PKH). Kemudian ada 78 ribu keluarga yang terdata dan harus diberi bantuan oleh Pemprov Banten dan Pemkab Serang.
“Kita juga harus membantu masyarakat yang terdampak secara ekonomi, yang tadinya bekerja, menjadi tidak bekerja. Yang tadinya punya penghasilan, menjadi tyidak. Itu harus disiapkan kebutuhan pokoknya,” ujar Tatu.
Sementara bagi pekerja yang terdampak akibat dirumahkan atau kena pemutusan hubungan kerja (PHK) bisa mengakses program Kartu Pra Kerja dari pemerintah pusat. “Memang ada laporan, sejumlah perusahaan yang merumahkan pekerjanya. Tapi berbagai perusahaan juga membantu dalam bentuk bantuan sosial bagi masyarakat,” ujar Tatu.