Polisi Gagalkan Penyelundupan 61.398 Benih Lobster Senilai Rp6 Miliar
Selasa, 13 Juli 2021 - 17:30 WIB
loading...
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Putu Kholis Aryana menunjukan benih lobster saat jumpa pers di kantornya, Jakarta Utara, Selasa (13/7/2021). Foto Yohanes Tobing
A
A
A
JAKARTA - Petugas Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok dan Polsek Sunda Kelapa menggagalkan upaya penyelundupan 61.398 benih lobster atau benur. Dari kasus ini polisi menangkap tiga orang berisial UJ, N dan RH.
"Kami mengamankan barang bukti 11 dus stryofoam berisi benih lobster dengan total 61.398 ekor senilai Rp6.139.800.000, jika harga per benih Rp100.000," kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Putu Kholis Aryana saat jumpa pers di kantornya, Selasa (13/7/2021).
Baca Juga:2 Operator Pelabuhan Tanjung Priok Jadi Tersangka Tewasnya Sopir Kontainer
Putu menjelaskan, pengungkapan ini berawal dari informasi warga soal rencana penyelundupan benur di wilayah Muara Angke. Menerima informasi itu, polisi bergerak cepat melakukan penyelidikan.
"Minggu 11 Juli sekira pukul 01.05 WIB, di dapati dua unit Kendaraan yang mencurigakan sedang memindahkan sejumlah sterofoam dari mobil satu ke mobil lainnya. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan terhadap isi barang dalam kotak sterofoam ternyata di dalamnya di ketemukan bungkusan plastik berisi Benur," ujar Putu.
"Kami mengamankan barang bukti 11 dus stryofoam berisi benih lobster dengan total 61.398 ekor senilai Rp6.139.800.000, jika harga per benih Rp100.000," kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Putu Kholis Aryana saat jumpa pers di kantornya, Selasa (13/7/2021).
Baca Juga:2 Operator Pelabuhan Tanjung Priok Jadi Tersangka Tewasnya Sopir Kontainer
Putu menjelaskan, pengungkapan ini berawal dari informasi warga soal rencana penyelundupan benur di wilayah Muara Angke. Menerima informasi itu, polisi bergerak cepat melakukan penyelidikan.
"Minggu 11 Juli sekira pukul 01.05 WIB, di dapati dua unit Kendaraan yang mencurigakan sedang memindahkan sejumlah sterofoam dari mobil satu ke mobil lainnya. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan terhadap isi barang dalam kotak sterofoam ternyata di dalamnya di ketemukan bungkusan plastik berisi Benur," ujar Putu.
Lihat Juga :