Permintaan Oksigen Meningkat, Tempat Isi Ulang Oksigen di Koja Kehabisan Stok.

Selasa, 13 Juli 2021 - 17:00 WIB
loading...
Permintaan Oksigen Meningkat,...
Arios Aritonang pemilik isi ulang oksigen Chiko Jaya di Jalan Plumpang Semper, Kecamatan Koja, Jakarta Utara kehabisan stok oksigen. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Di tengah peningkatan kasus Covid-19 saat ini, membuat permintaan isi ulang tabung oksigen mengalami peningkatan. Tingginya permintaan ini membuat toko isi ulang mengalami kehabisan stok.

Seperti yang terjadi di tempat isi ulang oksigen 'Chiko Jaya' yang berada di Jalan Plumpang Semper, Kecamatan Koja, Jakarta Utara. Sang pemilik toko Arios Aritonang mengatakan dalam empat hari terakhir tempatnya tidak melayani isi ulang. "Habis waktu Sabtu-Minggu, itu saya sama sekali sudah kosong. Kedua ini, ini juga baru, dari pagi lah kosong. Itu baru dibawa ke pabrik tabung kita,” kata Arios kepada wartawan di lokasi pada Selasa (13/7/2021).

Arios menuturkan tidak adanya isi ulang tabung oksigen di tokonya akibat kelangkaan bahan dari pabrik. “Kapasitasnya sekarang ini agak langka, kemarin-kemarin sih masih lancar,” ucapnya. Baca juga: Jalani Sidang Tipiring, 58 Pelanggar PPKM Darurat di Jakbar Dikenai Denda

Alhasil warga yang berencana ingin melakukan isi ulang tabung oksigen harus pulang dengan rasa kecewa. Padahal mereka sudah datang dari berbagai penjuru ke lokasi dengan membawa tabung oksigen. Baca juga: Sepekan PPKM Darurat di Jakarta, Mobilitas Masyarakat Menurun Drastis

Teguh,52, warga asal Slipi Palmerah Ini mengaku telah mencari tempat isi ulang oksigen ke beberapa tempat di sejumlah lokasi. Namun sayangnya pencariannya tidak membuahkan hasil. "Saya baru dapat tabung di Priok, tapi pas mau isi ulang sudah dua tempat sudah kosong. Sekarang mau balik ke Slipi di swasembada biasanya pabrik oksigen ada saya pernah ngisi yang ini dapet yang gede," Tuturnya.

Teguh mengaku memerlukan oksigen untuk orang tuanya yang terpapar Covid-19. Sayangnya, sulit mendapat pasokan oksigen karena kondisi saat ini banyak yang membutuhkan. "Saya buat orang tua kena Covid-19, tapi sekarang kondisinya susah banget, kebanyakan pengisian tabung oksigen ini enggak mau yang gede tapi yang kecil. Padahal kondisinya lagu butuh banget," ucapnya.

Senada, Wisnu,35 warga lagoa mengaku sudah mencari depot isi ulang ke dua lokasi. Namun keduanya tidak ada stok. "Lagi butuh banget buat saudara yang lagi sesak. Bingung juga mau cari dimana lagi semuanya sama. Palingan nunggu besok pagi lagi ke sini, siapa tahu ada lagi," Pungkasnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jokowi: Indonesia Salah...
Jokowi: Indonesia Salah Satu Negara Terbaik Atasi Covid-19 dan Dampak Ekonominya
Ahli Epidemiologi Lihat...
Ahli Epidemiologi Lihat Indonesia Sudah Siap Akhiri Darurat Covid-19
Update Covid-19 di Indonesia...
Update Covid-19 di Indonesia Bertambah 215 Kasus, Meninggal 3 Orang
Rekomendasi
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Ketat! Hanya 17 Sekolah...
Ketat! Hanya 17 Sekolah dari Depok yang Lolos ke Babak Jakarta Liga Bintang Juara GTV
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Berita Terkini
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Infografis
Penjualan Obat Penenang...
Penjualan Obat Penenang di Israel Meningkat sejak Perang Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved