Ada Ledakan COVID-19, Puskesmas di Surabaya Beroperasi 3 Shift Setiap Hari

Selasa, 13 Juli 2021 - 10:35 WIB
loading...
Ada Ledakan COVID-19,...
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi sidak ke Puskesmas Manukan Kulon. Saat ini semua puskesmas buka 24 jam nonstop untuk memberikan layanan kesehatan bagi warga. Foto/SINDOnews/Aan Haryono
A A A
SURABAYA - Pengoperasian Puskesmas di Kota Surabaya, selama 24 jam setiap hari sudah dijalankan seiring dengan adanya lonjakan COVID-19 . Berbagai persiapan sarana dilakukan untuk menopang layanan lonjakan pasien yang terpapar COVID-19 .

Baca juga: Isolasi Mandiri di Kamar Kost Akibat COVID-19, Alexander Tewas Tanpa Pakaian

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menuturkan, dirinya melihat langsung persiapan Puskesmas Manukan Kulon, Kecamatan Tandes. Ia melihat beberapa warga memanfaatkan pelayanan puskemas pada malam hari itu. Ia menegaskan bahwa puskesmas di Surabaya sudah siap membuka pelayanan 24 jam nonstop.



"Nanti setiap puskesmas disiapkan petugas kelurahan/kecamatan dan Satpol PP, sehingga apabila sewaktu-waktu warga membutuhkan pertolongan medis maupun penjemputan pasien hingga jenazah, bisa langsung dibantu. Ini harus ditangani secara bersama-sama. Kita maksimalkan untuk menyelematkan warga Surabaya," kata Eri, Selasa (13/7/2021).

Baca juga: Medan Membara, Dendam Lama dan Saling Ejek Membuat Tawuran Pecah di Jalanan

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Febria Rachmanita menuturkan, pihaknya memastikan Puskesmas di seluruh wilayah Kota Surabaya, sudah siap untuk melayani warga yang ingin berobat hingga 24 jam. Saat ini dirinya akan membagi jadwal jaga dengan tiga shift, namun untuk saat ini masih diberlakukan dua shift.

"Insya Allah sudah siap. Rencananya kita akan bagi menjadi tiga shift, tapi untuk saat ini karena kita masih kekurangan tenaga kesehatan , jadi dua shift dulu," ujar Feny, panggilan akrabnya.

Baca juga: Tangis Pecah di Polres Tasikmalaya, Anak 12 Tahun Peserta Demo Brutal Cium Kaki Ibunya

Ia melanjutkan, beroperasinya puskesmas hingga 24 jam ini dikarenakan saat ini Tim Gerak Cepat (TGC) kewalahan untuk menangani situasi emergency. Sehingga, puskesmas dioperasikan sebagai titik TGC yang berada di wiliyah kerja puskesmas tersebut. "Kita lihat kondisinya TGC sudah kewalahan, akhirnya semua Puskesmas menjadi titik TGC yang berada di wilayah tersebut," ungkapnya.

Feny menambahkan, layanan yang dibuka saat jam operasional malam hari hanya poli umum dan pelayanan darurat , karena tidak memungkinkan untuk membuka layanan lainnya. "Pelayanan yang dibuka hanya poli umum dan kondisi gawat darurat karena tidak memungkinkan malam hari melakukan selain hal-hal darurat," jelasnya.

Baca juga: PPKM Darurat, 27 Pintu Tol Menuju Jateng Ditutup Total 16-22 Juli 2021

Ia juga menceritakan, saat melakukan peninjauan, ada warga yang datang ke puskesmas untuk melaporkan bahwa di rumahnya ada anggota keluarganya yang mengalami penurunan saturasi oksigen . Pihak puskesmas langsung bergerak cepat untuk menjemput anggota keluarga tersebut. "Teman-teman puskesmas menggunakan ambulans langsung menjemput anggota keluarganya, kemudian akan dirujuk ke RS Lapangan Tembak," sambungnya.

Dia menambahkan, masyarakat juga dapat mengurus surat kematian, baik itu saat malam hari ataupun pagi harinya. Sesuai dengan instruksi Wali Kota Surabaya, bila ada warga yang meninggal harus segera dievakuasi dan dibawa ke pemulasaraan jenazah di Keputih. "Warga bisa datang ke sini mengurus surat kematian, baik itu saat malam hari ataupun keesokan paginya, untuk pengambilan jenazah nanti dari Dinas Sosial," jelasnya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Dapat Laporan...
Prabowo Dapat Laporan Puskesmas di Miangas Belum Pernah Diperbaiki Sejak Era Soeharto
Tinjau Puskesmas Miangas,...
Tinjau Puskesmas Miangas, Prabowo Soroti Pelayanan Kesehatan di Daerah Perbatasan
Kemenkes: Masih Ada...
Kemenkes: Masih Ada Puskesmas yang Jarak Tempuhnya di Atas 2 Jam dari Desa
Tingkatkan Kesehatan...
Tingkatkan Kesehatan Masyarakat Palangka Raya, Legislator Perindo Salundik Kawal Pembangunan Puskesmas Menteng
Edukasi Kesehatan Masyarakat...
Edukasi Kesehatan Masyarakat di Jabar, Banten, dan Jateng, TBIG Luncurkan Mobil Klinik
Lonjakan Covid-19 di...
Lonjakan Covid-19 di Jakarta sejak Awal 2025 Tembus 38 Kasus
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Prabowo Mau Renovasi...
Prabowo Mau Renovasi 10 Ribu Puskesmas dan Sekolah Pakai Uang Sitaan Negara
Rekomendasi
Kepala BGN Nanik Deyang...
Kepala BGN Nanik Deyang Pastikan Anak Orang Kaya Tak Akan Dapat MBG Lagi
Pertamax Naik Picu Migrasi...
Pertamax Naik Picu Migrasi Besar-besaran ke Pertalite, Subsidi BBM Jebol?
Juara 2 di Kompetisi...
Juara 2 di Kompetisi Berkuda Shark Anantya, Narantraya Jeihan Widjaya Tatap Porda Jabar
Berita Terkini
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Infografis
3 Jenis Orangutan yang...
3 Jenis Orangutan yang Ada di Indonesia dan Terancam Punah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved