Gangguan Mental Akibat Narkoba, Kakak 5 Kali Perkosa Adik Lalu Mencangkul Kepalanya hingga Tewas
Jum'at, 09 Juli 2021 - 20:21 WIB
loading...
Kakak kandung di Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, tega memperkosa lalu mencangkul adiknya hingga tewas. Foto/iNews TV/Adi Palapa Harahap
A
A
A
DELISERDANG - Peristiwa memilukan menggemparkan warga Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara. Seorang pria berinisial MR, tega memperkosa adik kandungnya sendiri, lalu mencangkul kepalanya hingga tewas.
Baca juga: Empat Lawang Gempar, Suami Dibacok Lalu Istri Diperkosa 5 Orang Tak Dikenal
MR telah menjalani observasi kejiwaan di Rumah Sakit Bhyangkara Medan, selama tiga pekan. Hasilnya, dokter menyatakan MR mengalami gangguan mental dan perilaku yang diakibatkan oleh penyalahgunaan zat narkotika.
Kini, tersangka MR dikembali ke dalam tahanan Polsek Percut Seituan. Sementara menurut Kapolsek Percut Seituan, AKP Janpiter Napitupulu, dari hasil penyelidikan terhadap tersangka, ditemukan fakta baru. "Korban berinisial SA diperkosa terlebih dahulu oleh tersangka MR, lalu dibunuh," tuturnya.
Baca juga: Blitar Gempar, Istri Tewas Telanjang di Kamar dan Suami Ditemukan Gantung Diri
Bahkan tersangka juga telah melakukan pemerkosaan terhadap korban sebanyak lima kali. Janpiter Napitupulu menyebut, motif tersangka melakukan pembunuhan terhadap adik kandungnya ini, lantaran korban berontak usai tersangka menyalurkan nafsu bejadnya.
Baca juga: Usai Didenda Rp5 Juta Akibat Langgar PPKM Darurat, Tukang Bubur Pilih Pulang Kampung
"Tersangka panik dan takut, karena korban menjerit-jerit usai diperkosa . Lalu tersangka langsung mengambil sebuah cangkul, dan menghabisi nyawa korban," ungkapnya. Dari tangan tersangka, petugas menyita barang bukti satu buah alu dan cangkul sebagai alat yang digunakan tersangka untuk menghabisi nyawa adik kandungnya sendiri.
Baca juga: Empat Lawang Gempar, Suami Dibacok Lalu Istri Diperkosa 5 Orang Tak Dikenal
MR telah menjalani observasi kejiwaan di Rumah Sakit Bhyangkara Medan, selama tiga pekan. Hasilnya, dokter menyatakan MR mengalami gangguan mental dan perilaku yang diakibatkan oleh penyalahgunaan zat narkotika.
Kini, tersangka MR dikembali ke dalam tahanan Polsek Percut Seituan. Sementara menurut Kapolsek Percut Seituan, AKP Janpiter Napitupulu, dari hasil penyelidikan terhadap tersangka, ditemukan fakta baru. "Korban berinisial SA diperkosa terlebih dahulu oleh tersangka MR, lalu dibunuh," tuturnya.
Baca juga: Blitar Gempar, Istri Tewas Telanjang di Kamar dan Suami Ditemukan Gantung Diri
Bahkan tersangka juga telah melakukan pemerkosaan terhadap korban sebanyak lima kali. Janpiter Napitupulu menyebut, motif tersangka melakukan pembunuhan terhadap adik kandungnya ini, lantaran korban berontak usai tersangka menyalurkan nafsu bejadnya.
Baca juga: Usai Didenda Rp5 Juta Akibat Langgar PPKM Darurat, Tukang Bubur Pilih Pulang Kampung
"Tersangka panik dan takut, karena korban menjerit-jerit usai diperkosa . Lalu tersangka langsung mengambil sebuah cangkul, dan menghabisi nyawa korban," ungkapnya. Dari tangan tersangka, petugas menyita barang bukti satu buah alu dan cangkul sebagai alat yang digunakan tersangka untuk menghabisi nyawa adik kandungnya sendiri.
(eyt)
Lihat Juga :