Home Industri Obat Ilegal di Lembang dan Tasik Diotaki Pasutri

Jum'at, 09 Juli 2021 - 19:31 WIB
loading...
Home Industri Obat Ilegal...
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Erdi Adrimulan Chainago bersama Direktur Reserse Narkoba, Kombes Pol Rudy Ahmad Sudrajat saat gelar perkara di gudang produksi obat ilegal yang digerebek di Desa Sukajaya, Lembang, KBB, Jumat (9/7/2021). Foto/MPI/Adi H
A A A
BANDUNG BARAT - Aktor utama bisnis home industri yang memproduksi obat-obatan ilegal di Kabupaten Bandung Barat (KBB) dan Kota Tasikmalaya ternyata diperankan pasangan suami istri berinisial MAT (istri) dan CS (suami).

Namun yang memiliki peran sentral adalah MAT karena dia yang menjalankan bisnis ilegal tersebut. Termasuk dia yang meracik, membuat obat secara autodidak berbekal pengalaman sebelumnya bekerja di pabrik obat-obatan. Baca juga:

"Aktor utamanya adalah sepasang suami istri itu, tapi yang perannya sangat dominan adalah istrinya (MAT)," ungkap Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Erdi Adrimulan Chainago saat gelar perkara di gudang produksi obat ilegal yang digerebek di Desa Sukajaya, Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jumat (9/7/2021).

Erdi menyebutkan, keduanya merupakan pemasok utama bahan-bahan obat terlarang bermerek LL dan Y tersebut. MAT dan CS diamankan pada 30 Juni 2021 oleh jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Jabar di daerah Cisaranten, Kota Bandung.

Sebelumnya, petugas mengamankan AS, AB, S dan IS beserta berbagai barang bukti seperti bahan obat, mesin pencetak obat saat menggerebek rumah di Kelurahan Sukamanah, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya pada 12 Juni 2021. Mereka bekerja untuk SYM dengan upah Rp1,5 juta setiap bulan, yang kemudian SYM pun berhasil dibekuk.

Kemudian dari keterangan pasangan suami istri tersebut akhirnya mengarah kepada SS yang memproduksi obat-obatan ilegal di Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang, KBB. Sebab bahan baku yang didapatkan oleh SS semuanya dipasok dari MAT dan CS.

Total barang bukti obat-obatan ilegal jenis LL dan Y yang sudah diproduksi dan siap edar mencapai 1,5 juta butir dengan harga pasaran Rp10.000/10 butir. Sehingga diperkirakan dapat omzet perdagangan mencapai Rp1,5 miliar dari hasil produksi obat-obatan terlarang.

"Kedelapan tersangka terancam hukuman maksimal 10-15 tahun dan denda Rp1,5 miliar karena melanggar Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan Pasal 197 dan Pasal 196," sebut Erdi.

Direktur Reserse Narkoba Polda Jabar, Kombes Pol Rudy Ahmad Sudrajat menambahkan, hasil produksi obat-obatan ini dijual ke luar daerah Jawa Barat, seperti Jawa Timur, Kalimantan hingga Sulawesi. Sementara bahan-bahan pembuat obat-obatan terlarang itu didapat pasangan MAT dan CS dari seseorang di Jakarta.

"Bahan-bahannya dibeli dari Jakarta dan sedang kita terus kembangkan untuk penyidikan. Kalau penjualannya keluar Jawa melalui bus malam, semacam kargo," sebutnya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
83 Kantong Jenazah Dievakuasi...
83 Kantong Jenazah Dievakuasi dari Lokasi Longsor Bandung Barat, Pencarian Dilanjutkan
Tinjau Korban Longsor...
Tinjau Korban Longsor di Cisarua, Stafsus Menag: Bagian dari Traumatic Healing
Hari Kedelapan Operasi...
Hari Kedelapan Operasi SAR Longsor Bandung Barat, Total 70 Kantong Jenazah Dievakuasi
Update Pencarian Korban...
Update Pencarian Korban Longsor Bandung Barat, Tim SAR Evakuasi 7 Kantong Jenazah
5 Jenazah Korban Longsor...
5 Jenazah Korban Longsor Cisarua Bandung Barat Ditemukan, Total 60 Korban
Tim DVI Berhasil Identifikasi...
Tim DVI Berhasil Identifikasi 20 Jenazah Korban Longsor Cisarua
Aturan Baru, BPOM Siap...
Aturan Baru, BPOM Siap Tindak Tegas Penjualan Obat Ilegal di Minimarket
Update Longsor Cisarua...
Update Longsor Cisarua Bandung Barat: 42 Kantong Jenazah Ditemukan Tim SAR
Tragedi Latihan Pratugas:...
Tragedi Latihan Pratugas: 23 Marinir Gugur dalam Longsor Cisarua Bandung Barat
Rekomendasi
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Keluarga Bantah Kabar...
Keluarga Bantah Kabar Haji Bolot Meninggal Dunia, Cucu: Hoaks!
Meksiko dan Tradisi...
Meksiko dan Tradisi Start Sempurna di Piala Dunia
Berita Terkini
BEM UI: Ekonomi Hanya...
BEM UI: Ekonomi Hanya Tumbuh di Atas Kertas, di Meja Makan Rakyat Tidak Ada yang Berubah
BEM UI Gelar Aksi di...
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI, Pengendara Diimbau Cari Rute Alternatif
Mahasiswa Turun ke Jalan...
Mahasiswa Turun ke Jalan Hari Ini, 4.151 Personel Gabungan Dikerahkan
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved