Wali Kota Bekasi: Setiap 4 Jam Sebanyak 50 Pasien Covid-19 Butuh Oksigen

Kamis, 08 Juli 2021 - 17:06 WIB
loading...
Wali Kota Bekasi: Setiap...
Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A A A
BEKASI - Pemerintah Kota Bekasi menyatakan tabung oksigen saat ini menjadi kebutuhan sangat mendesak untuk dijaga ketersediaannya. Oksigen sangat dibutuhkan untuk penanganan pasien Covid-19 di wilayahnya. Hampir ketersediaan oksigen di rumah sakit plat merah maupun swasta sudah menipis.

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, mengatakan, sebagian besar pasien aktif Covid-19 mengalami gejala sesak nafas. Kesulitan menjaga ketersediaan oksigen ini juga termasuk dialami oleh RSUD Kota Bekasi dan menambah kesulitan di tengah pasien terus berdatangan.

Baca juga: Warga Bekasi yang Isolasi Mandiri di Rumah Dapat Bantuan Sembako dari Pemkot

”Keterisian oksigen ini terus kita jaga, mengingat kebutuhan oksigen di Bekasi sangat mendesak,” ujarnya, Kamis (8/7/2021).

Saat ini, kata dia, situasi yang sedang dihadapi oleh salah satu RS swasta di Kota Bekasi, ada 50 pasien yang harus dipenuhi kebutuhan oksigennya dalam jangka waktu empat jam. Jika tidak, dikhawatirkan terjadi situasi yang fatal bagi puluhan pasien tersebut. Meskipun dalam situasi serba sulit, RS tidak menolak pasien. Pelayanan harus diberikan kepada pasien dalam situasi saat ini.

Baca juga: Pernah Seperti Indonesia, Ini Kunci Sukses India Atasi Kelangkaan Oksigen

Rencananya, Pemkot akan bekerja sama dengan produsen oksigen guna menjaga pasokan bagi seluruh RS di Kota Bekasi. ”Kalau perlu distribusi untuk di Kota Bekasi dan RS pemerintah itu dijaga ketersediaannya, Alhamdulillah mereka siap,” ungkapnya.

Meski demikian, kebutuhan akan oksigen justru mengkhawatirkan bagi pasien aktif dengan gejala sesak nafas. Terlebih bagi mereka yang tengah menjalani Isolasi mandiri tanpa fasilitas oksigen. Beberapa kali Rahmat menyebut masih konsentrasi dengan RS darurat di Stadion Patriot Candrabhaga dan RS lain yang belum menangani pasien.

Lokasi ini dipilih dengan alasan agar penanganan terpusat dan tidak membutuhkan tambahan fasilitas terlalu banyak jika memanfaatkan Faskes. Dalam waktu dekat, tempat tidur di RS darurat Stadion Patriot Candrabhaga akan kembali ditambah 100 bed, sehingga dapat menampung 217 bed.

”Daripada saya taruh di sana, mending di sini saja dulu satu lingkaran, tiap hari saya bisa keliling, bisa monitor,” tegasnya.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jadwal, Jalur, dan Syarat...
Jadwal, Jalur, dan Syarat SPMB Kota Bekasi 2026 Jenjang SD dan SMP
NASA Sebut Oksigen di...
NASA Sebut Oksigen di Bumi Akan Habis Lebih Cepat dari yang Diperkirakan
Oksigen di Bumi Menurun...
Oksigen di Bumi Menurun Ekstrem, Ilmuwan: Isi Dunia Bakal seperti Ini
Rekomendasi
Transformasi Ekonomi...
Transformasi Ekonomi Progresif, Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi di Maluku Utara
Sarwendah Akhirnya Buka...
Sarwendah Akhirnya Buka Suara, Tegas Bantah Halangi Ruben Onsu Bertemu Anak
Bidik Pasar Renovasi...
Bidik Pasar Renovasi Rumah, SIG Perluas Jangkauan Beton Siap Pakai di Perkotaan
Berita Terkini
Pemerintah Paksa Daerah...
Pemerintah Paksa Daerah Hentikan Open Dumping Sampah dengan Skema Stick and Carrot
Data BNPB: Karhutla...
Data BNPB: Karhutla di 2 Provinsi Hanguskan 8,3 Hektare Lahan
Hore! Stasiun KRL JIS...
Hore! Stasiun KRL JIS Diresmikan Besok
BMKG Deteksi Siklon...
BMKG Deteksi Siklon Tropis Mekkhala, Ingatkan Potensi Hujan Lebat
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ini 11 Museum dan 9 Kolam Renang yang Digratiskan selama 3 Hari
Kunjungi IKN, Ketum...
Kunjungi IKN, Ketum Garuda Jajaki Peluang Usaha untuk UMKM
Infografis
4 Usul Presiden Jokowi...
4 Usul Presiden Jokowi Hadapi Pandemi Covid-19 di KTT G20
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved