Jalan Permukiman Jadi Jalur Tikus, Warga Kalisari Khawatir Klaster Covid-19

Kamis, 08 Juli 2021 - 13:25 WIB
loading...
Jalan Permukiman Jadi...
Kemacetan tak terhindarkan saat penyekatan kendaraan dilakukan di masa PPKM Darurat. Foto: Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Imbas adanya posko penyekatan di sejumlah titik perbatasan menuju Jakarta, jalan permukiman warga menjadi jalur tikus pengendara untuk menghindari petugas yang berjaga di Jalan Raya Bogor. Sontak hal ini banyak dikeluhkan, salah satunya warga RT04/02 Kelurahan Kalisari, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Ilyas warga sekitar (40) mengatakan, sejak PPKM Darurat mulai diterapkan pada Sabtu 3 Juli 2021, permukiman warga sudah dipadati kendaraan yang mencoba meloloskan diri dari posko penyekatan.

"Karena semakin hari semakin padet, warga jadi protes. Kenapa jadi jalan alternatif kendaraan padahal ini pemukiman yang hanya muat dua mobil, itu pun mepet," ujarnya, Kamis (8/7/2021).

Lengangnya Jalan Raya Bogor selama PPKM Darurat ternyata tak sesuai kenyataan. Pasalnya, meski tak ada kemacetan di posko penyekatan namun penumpukan kendaraan terjadi jalan permukiman warga yang dijadikan alternatif para pengendara. Baca juga: PPKM Darurat, Begini Suasana Penyekatan di Sejumlah Jalan Jakarta

"Kemarin sempat lihat diberita kendaraan menurun di penyekatan Jalan Raya Bogor, tapi aparat gabungan enggak melihat di jalan tikus ramai kendaraan bikin macet permukiman," katanya.

Ilyas menuturkan, imbas kepadatan yang terjadi dikhawatirkan malah menyebabkan penyebaran Covid-19 di lingkungan warga. Selain itu, lalu lalang kendaraan juga meresahkan karena warga kesulitan untuk menyebrang jalan.

"Mau nyebrang juga susah kan jalan pemukiman, terus anak-anak takut ketabrak kendaraan," ucapnya. Baca juga: Tak Terjadi Penumpukan di Pos Penyekatan Kalideres, Netizen: Lewat Jalur Cipondoh Pak

Kini untuk mengatasi hal itu, petugas gabungan mulai menjaga jalur alternatif tersebut yang biasa digunakan pengendara untuk lolos dari pos penyekatan. "Diperiksa, kalau bukan KTP sini dia putar balik ga bisa lewat," tuturnya.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengenal D915, Jalan...
Mengenal D915, Jalan Paling Berbahaya di Dunia
H+1 Lebaran 2023, 222.326...
H+1 Lebaran 2023, 222.326 Kendaraan Kembali ke Jabotabek
Perayaan Tahun Baru...
Perayaan Tahun Baru di Bekasi, Polisi: Tidak Ada Penyekatan Jalan
Rekomendasi
Daveigh Chase, Pemeran...
Daveigh Chase, Pemeran 'The Ring' dan Pengisi Suara 'Lilo & Stitch' Meninggal Dunia
KPK Buka Peluang Periksa...
KPK Buka Peluang Periksa Pihak BPK, Dalami Peran Eks Staf Ahli Bobby Adhityo Rizaldi
Main Sinetron Stripping,...
Main Sinetron Stripping, Gisel Sempet Galau Pikirkan Gempi
Berita Terkini
Pemerintah Bakal Data...
Pemerintah Bakal Data Barang-Karyawan Hotel Sultan, Wamensesneg: Tak Ada yang Dikorbankan
Yayasan Bangun Ekosistem...
Yayasan Bangun Ekosistem Bahari Resmi Tercatat di Kementerian Hukum
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Simpatisan Lempari Polisi dan TNI dengan Batu
Eksekusi Hotel Sultan,...
Eksekusi Hotel Sultan, Wamensesneg: Kita Harus Tarik Aset yang Dikuasai Pihak Lain
Akses Masuk Kawasan...
Akses Masuk Kawasan GBK Dibatasi Jelang Eksekusi Hotel Sultan
Jelang Eksekusi Hotel...
Jelang Eksekusi Hotel Sultan, Spanduk Penolakan hingga Kawat Berduri Terpasang di Sekitar Lokasi
Infografis
Pemicu Makin Banyak...
Pemicu Makin Banyak WNI Pindah Jadi Warga Negara Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved