Anies Terus Inspeksi untuk Pastikan Tabung Oksigen di Jakarta Aman

Rabu, 07 Juli 2021 - 19:59 WIB
loading...
Anies Terus Inspeksi...
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, melakukan inspeksi ke salah satu pabrik pengisian oksigen di Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (7/7/2021). Foto: SINDOnews/Komaruddin Bagja Arjawinangun
A A A
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengerahkan berbagai upaya guna memastikan kecukupan pasokan tabung oksigen untuk rumah sakit di Ibu Kota.

Baca juga: Penimbun Oksigen di Tengah Pandemi adalah Penjahat Kemanusiaan, Bakal Ditindak Tegas

Salah satu upaya itu dengan menyediakan isi ulang tabung oksigen gratis di lapangan Monumen Nasional (Monas) dan mempercepat alur distribusi tabung oksigen dengan mengerahkan seluruh sumber daya.

Guna melihat langsung proses distribusi tersebut, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, melakukan inspeksi ke salah satu pabrik pengisian oksigen di Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (7/7/2021).

“Di sini biasa digunakan untuk kebutuhan industri dan kebutuhan medis. Tapi, selama masa krisis (pandemi) di Jakarta, ini 100 persen digunakan untuk kegiatan medis,” ungkap Gubernur Anies.

Baca juga: Oksigen Langka di Mana-mana, Pemerintah Klaim Sedang Genjot Produksi

Anies mengungkapkan bahwa salah satu permasalahan terkait distribusi tabung oksigen adalah terkait personalia. Dimana banyak petugas yang mengaku kelelahan karena pengisian dan pengangkutan oksigen dilakukan secara nonstop akibat kebutuhan yang melonjak.

Maka dari itu, Gubernur Anies membuka kesempatan kolaborasi, salah satunya dengan Kodam Jaya, untuk mengangkut tabung oksigen dari pabrik pengisian tabung oksigen Pulogadung.

“Untuk tenaganya, karena jumlah yang harus diisi sangat banyak dan bekerja nonstop, maka dikerahkan pasukan dari Kodam Jaya untuk membantu pengisian karena tenaga dari sini sudah kelelahan bekerja nonstop. Ini satu pekerjaan yang harus dilakukan tanpa henti, karena memiliki konsekuensi pada pasokan oksigen di rumah sakit,” kata Anies.

“Kita ingin pastikan kepada semua bahwa di dalam kondisi yang meningkat permintaannya, kita melakukan semua yang bisa kita kerjakan untuk memastikan pasokan terjamin,” lanjutnya.

Selain melakukan peninjauan, Anies juga memastikan akan terus membangun kolaborasi dan koordinasi dengan perusahaan serupa yang terkait dengan tabung oksigen.

“Jadi, kami sudah koordinasi dengan perusahaan-perusahaan (pengisian tabung oksigen), juga dilakukan sejak dua pekan lalu, dan Alhamdulillah berjalan lancar. Semoga ke depan terus berjalan baik,” tutupnya.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Darurat Pemasangan Kabel...
Darurat Pemasangan Kabel di Area Jakarta
SPMB Jakarta 2026, Pengajuan...
SPMB Jakarta 2026, Pengajuan Akun dan Verifikasi KK Jenjang SMA dan SMK Telah Dibuka
Anies Baswedan: Dino...
Anies Baswedan: Dino Patti Djalal Bukan Karbitan Jadi Diplomat, Bukan Pula Karbitan Jadi Pejabat
Rekomendasi
Ditahan Curacao, Ekuador...
Ditahan Curacao, Ekuador Gagal Segel Tiket ke Babak Gugur Piala Dunia 2026
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
Transformasi Ekonomi...
Transformasi Ekonomi Progresif, Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi di Maluku Utara
Berita Terkini
Resmikan Penataan Jalan...
Resmikan Penataan Jalan Rasuna Said, Pramono: Wajah Baru Jakarta
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Transportasi Umum dan Tempat Wisata Gratis juga Berlaku bagi Warga KTP Non-DKI
119 Pekebun Morowali...
119 Pekebun Morowali Ikuti Pelatihan Sawit di Palu, Fokus ISPO hingga Pemetaan Kebun
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Rusak Ruko hingga Pamer...
Rusak Ruko hingga Pamer Airsoft Gun di Jakut, Selebgram Adam Deni Ditangkap Polisi
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved