Sidak Proyek Saluran Air di Jakarta Barat, Kent: Warga Jangan Lagi Ditambah Kesusahan Baru
Selasa, 06 Juli 2021 - 18:23 WIB
loading...
A
A
A
Kent menduga, permasalahan saluran air di DKI Jakarta rata-rata mempunyai permasalahan sama seperti ini, hingga menyebabkan banjir di sejumlah permukiman warga, yakni ukuran saluran air sangat kecil dan volume yang kurang dalam hingga mengakibatkan saluran mampet karena banyaknya sampah yang menyumbat.
Oleh karena itu, Kent meminta Suku Dinas Pemeliharaan Sudin Tata Air Jakarta Barat bisa lebih memperhatikan dan bisa dijadikan acuan skala prioritas untuk pengerjaan saluran air ini. Pasalnya banyak laporan permukiman warga yang kerap kebanjiran dikarenakan permasalahan klise seperti ini.
Kata Kent, meskipun dalam kondisi Pandemi Covid-19 yang masih mewabah dan ditambah adanya varian baru yang lebih menular, tidak akan menyurutkan langkahnya untuk melayani masyarakat secara maksimal.
"Saya hanya berharap supaya warga Jakarta jangan lagi di tambah beban kesusahan baru, yaitu banjir. Di masa pandemi seperti sekarang ini, warga dituntut untuk bisa menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Jika banjir melanda, bagaimana mau jaga kebersihan?" tuturnya.
Selain itu, jika banjir melanda akan ada permasalahan baru, yaitu rawannya penyebaran penyakit DBD. "Oleh karena itu saya hadir di sini berusaha dengan semaksimal mungkin supaya bisa meminimalisir permasalahan ini. Kiranya apa yang kami lakukan ini bisa bermanfaat untuk masyarakat dan sekitarnya, agar warga Jelambar Baru tidak kebanjiran lagi," pungkasnya.
Oleh karena itu, Kent meminta Suku Dinas Pemeliharaan Sudin Tata Air Jakarta Barat bisa lebih memperhatikan dan bisa dijadikan acuan skala prioritas untuk pengerjaan saluran air ini. Pasalnya banyak laporan permukiman warga yang kerap kebanjiran dikarenakan permasalahan klise seperti ini.
Kata Kent, meskipun dalam kondisi Pandemi Covid-19 yang masih mewabah dan ditambah adanya varian baru yang lebih menular, tidak akan menyurutkan langkahnya untuk melayani masyarakat secara maksimal.
"Saya hanya berharap supaya warga Jakarta jangan lagi di tambah beban kesusahan baru, yaitu banjir. Di masa pandemi seperti sekarang ini, warga dituntut untuk bisa menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Jika banjir melanda, bagaimana mau jaga kebersihan?" tuturnya.
Selain itu, jika banjir melanda akan ada permasalahan baru, yaitu rawannya penyebaran penyakit DBD. "Oleh karena itu saya hadir di sini berusaha dengan semaksimal mungkin supaya bisa meminimalisir permasalahan ini. Kiranya apa yang kami lakukan ini bisa bermanfaat untuk masyarakat dan sekitarnya, agar warga Jelambar Baru tidak kebanjiran lagi," pungkasnya.
(thm)
Lihat Juga :