Polisi Jamin Tidak Ada yang Lolos dari Penyekatan, Karyawan Dipaksa WFO Bisa Lapor ke 110

Senin, 05 Juli 2021 - 16:37 WIB
loading...
Polisi Jamin Tidak Ada...
Polisi memasang barrier di pos penyekatan pembatasan mobilitas masyarakat pada PPKM Darurat di wilayah perbatasan menuju Jakarta di Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta, Sabtu (3/7/2021). Foto: Antara
A A A
JAKARTA - Polisi memastikan tidak ada dispensasi bagi siapapun untuk lolos dari pos penyekatan selama PPKM Darurat. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk menahan diri keluar rumah selama PPKM Darurat hingga 20 Juli mendatang.

Baca juga: PPKM Darurat, Berikut Lokasi Penyekatan Mobilitas Masyarakat di Jakpus

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusi Yunus mengatakan, pada hari Senin ini memang ditemukan adanya kepadatan parah di jalan-jalan yang masuk Jakarta, khususnya di lokasi penyekatan. Namun, dia menegaskan petugas tidak akan memberikan dispensasi kepada siapapun untuk melintas.

Baca juga: Perkantoran Non-Esensial dan Kritikal Paksa Karyawan WFO, Anies: Laporkan, Pasti Ditindak!

“TIdak ada dispensasi. Sampai tanggal 20 Juli kami tetap akan melakukan pembatasan untuk masuk Jakarta,” ujarnya.

Dia menegaskan, seandainya masyarakat bisa patuh pada aturan PPKM, maka sebenarnya tidak perlu ada penyekatan. Namun nyatanya masyarakat masih ada yang tidak dapat mematuhi aturan yang ada.

“Kalau mereka patuh mungkin tidak akan ada penutupan, tapi yang ada masyarakat tidak disiplin,” tegasnya.

Baca juga: Hari Pertama Kerja Saat PPKM Darurat, TNI-Polri Putar Balik Kendaraan di Kalideres

Petugas menemukan adanya masyarakat keluar rumah yang sekadar jalan-jalan alias tidak ada kepentingan penting untuk keluar. Hal itu tentu sangat menganggu bagi pekerja yang memang masih diperbolehkan masuk kantor pada sektor esensial dan kritikal.

Selain itu, masih banyak perkantoran yang nekat tetap buka. Padahal bida pekerjaannya non-esensial dan kritikal. Hal tersebut tentunya sangat menganggu dan bisa membuat penyebaran corona tidak akan berhenti.

Baca juga: Tol Jakarta Macet Parah, Ditlantas Polda Metro: Bukti Banyak yang Masih Membandel

“Kalau masih ada kantor yang memaksa karyawannya masuk maka akan kita tindak tegas. Begitu juga karyawannya, bila dipaksa maka bisa lapor ke posko atau melalui hotline 110,” pungkasnya.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Roy Suryo-Dokter Tifa...
Roy Suryo-Dokter Tifa Ditangkap, Polda Metro: 94 Saksi dan 26 Ahli Sudah Diperiksa
Dokter Tifa Didampingi...
Dokter Tifa Didampingi Refly Harun Masuk Ruang Tahanan Polda Metro Jaya, Langsung Ditahan?
Penampakan Roy Suryo...
Penampakan Roy Suryo usai Ditahan: Menenteng Rompi Oranye, Enggan Komentar
Rekomendasi
BRI KKB Tawarkan Bunga...
BRI KKB Tawarkan Bunga Spesial Mulai 3% Flat untuk Pembiayaan Mobil Listrik
Kemenhut Bangun Perekonomian...
Kemenhut Bangun Perekonomian Kehutanan Inklusif, Berkelanjutan, dan Kompetitif
Lengkapi Fasilitas Penghuni,...
Lengkapi Fasilitas Penghuni, Club House Dibangun di Citaville Cibubur
Berita Terkini
Sempat Ditutup Imbas...
Sempat Ditutup Imbas Ada Unjuk Rasa, Jalan Medan Merdeka Selatan Dibuka Kembali
Massa Mahasiswa Gelar...
Massa Mahasiswa Gelar Demo di Gedung DPR RI, Jalan Gatot Subroto Ditutup
Dokter Tifa Masuk Dittahti...
Dokter Tifa Masuk Dittahti Polda Metro Jaya, Ditahan?
Massa HMI MPO Datangi...
Massa HMI MPO Datangi Gedung DPR, Sampaikan Tuntutan Ini
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bergerak dari Tugu 12 Mei Reformasi Menuju Gedung DPR
Tim Advokasi: Dedi Saputra...
Tim Advokasi: Dedi Saputra Cukup Dijatuhi Hukuman Pengawasan dan Kerja Sosial
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved