Anies: PPKM Darurat Bukan untuk Mengosongkan Jalan, Tujuannya Membuat Warga Selamat

Minggu, 04 Juli 2021 - 20:05 WIB
loading...
Anies: PPKM Darurat...
Gubernur DKI Anies Baswedan bersama Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran, mengecek titik penyekatan PPKM Darurat Minggu (4/7/2021). Foto: SINDOnews/Helmi Syarif
A A A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan bahwa aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali, merupakan langkah untuk memutus mata rantai Covid-19. Bukan untuk mengosongkan jalanan dari mobilitas masyarakat.

Baca juga: Ledakan Covid-19 di Jakarta Belum Mereda, Hari Ini Bertambah 10.485 Kasus Positif

Anies mengatakan, pemerintah pusat sudah menetapkan keputusan tentang PPKM Darurat. Artinya seluruh masyarakat diminta untuk berada di rumah kecuali yang termasuk dalam sektor esensial dan sektor kritikal.

"Kenapa dilakukan, supaya memutus mata rantai penularan. Itu sebabnya mari kita taati. Kemudian yang sudah terpapar kita siapkan tempat isolasi. Yang gejalanya sedang berat kita siapkan di rumah sakit," ujar Anies, Minggu (4/7/2021).

Baca juga: Dihalau Puluhan Aparat, Ratusan Pengendara Hendak ke Jakarta Diputar Balik di Lenteng Agung

Anies menambahkan, kapasitas untuk tempat isolasi warga terpapar Covid-19 akan terus ditambah. Demikian juga tempat tidur Rumah sakit akan ditingkatkan agar bisa menampung pasien.

"Tapi ini semua ada batasnya. Oleh karena itu, kita berharap kerja sama dari semua pihak untuk mentaati kebijakan PPKM Darurat, karena ini sesungguhnya adalah gerakan perlindungan rakyat. Tujuan pembatasan bukan untuk mengosongkan jalan-jalan di Jakarta, bukan membuat lengang jalan-jalan. Tujuannya adalah membuat warga selamat, tidak terluar, tidak terpapar. Apalagi yang punya penyakit bawaan yang usia berisiko fatal," tegas Anies.

Anies membeberkan, jumlah kematian akibat Covid-19 terus meningkat. Oleh sebab itu, ia meminta kepada masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan.

Baca juga: Anies Tak Kuasa Tahan Tangis saat Bacakan Jumlah Warga DKI yang Wafat karena Covid-19

"Angka kematian sudah menunjukan peningkatan yang signfikan, dimana di Jakarta ini pelayanan pemakaman mendasarkan protokol Covid-19 selama satu minggu terakhir ini meningkat secara sangat signifikan. Karena itu, kita bersama-sama berada di rumah kecuali ada kebutuhan mendesak, ada kebutuhan mendasar, dan kecuali masuk sektor kritikal dan esensial," tutupnya.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sepekan Digelar, Jakarta...
Sepekan Digelar, Jakarta Fair 2026 Raih 1,5 Juta Pengunjung
Darurat Pemasangan Kabel...
Darurat Pemasangan Kabel di Area Jakarta
SPMB Jakarta 2026, Pengajuan...
SPMB Jakarta 2026, Pengajuan Akun dan Verifikasi KK Jenjang SMA dan SMK Telah Dibuka
Rekomendasi
Roy Suryo Tegaskan Jokowi...
Roy Suryo Tegaskan Jokowi Harus Hadir di Pengadilan: Nggak Boleh Mengakali dengan Zoom
Imam Shalat, Piala Dunia,...
Imam Shalat, Piala Dunia, dan Tempat Muktamar
10 Fakta Menarik Grup...
10 Fakta Menarik Grup C Piala Dunia 2026: Maroko Ukir Sejarah, Vinicius Sentuh Rekor 3 Legenda Brasil
Berita Terkini
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Infografis
Bukan Indonesia, Trump...
Bukan Indonesia, Trump Minta Pindahkan Warga Gaza ke Negara ini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved