Atasi Kelangkaan Oksigen bagi Pasien COVID-19, Ridwan Kamil Ambil Langkah Ini
Jum'at, 02 Juli 2021 - 09:10 WIB
loading...
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil berupaya menjamin ketersediaan oksigen, khususnya bagi pasien COVID-19. Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil berupaya menjamin ketersediaan oksigen , khususnya bagi pasien COVID-19 yang dirawat di rumah sakit di tengah lonjakan kasus COVID-19 di Provinsi Jabar.
Menurut Kang Emil, sapaan akrabnya, ketersediaan oksigen di Jabar sebenarnya memadai. Namun, diakuinya, manajemen distribusi oksigen ke rumah sakit-rumah sakit perlu perbaikan.
Oleh karenanya, kata Kang Emil, Pemprov Jabar kini fokus memperbaiki manajemen distribusi oksigen ke rumah sakit-rumah sakit di Jabar. Pasalnya, ada daerah yang mengalami defisit, tapi ada juga daerah yang surplus oksigen.
"Neraca antardaerah sedang kami perbaiki. Jadi secara provinsi memadai, tapi kalau ada satu daerah yang mengalami kekurangan, kita ambil dari daerah yang punya keluangan suplai oksigen," kata Kang Emil dalam jumpa pers virtual, Kamis (1/7/2021).
Pihaknya pun sudah menginstruksikan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Jasa Sarana untuk menyusun manajemen suplai oksigen bagi rumah sakit-rumah sakit di Jabar.
Menurut Kang Emil, sapaan akrabnya, ketersediaan oksigen di Jabar sebenarnya memadai. Namun, diakuinya, manajemen distribusi oksigen ke rumah sakit-rumah sakit perlu perbaikan.
Oleh karenanya, kata Kang Emil, Pemprov Jabar kini fokus memperbaiki manajemen distribusi oksigen ke rumah sakit-rumah sakit di Jabar. Pasalnya, ada daerah yang mengalami defisit, tapi ada juga daerah yang surplus oksigen.
"Neraca antardaerah sedang kami perbaiki. Jadi secara provinsi memadai, tapi kalau ada satu daerah yang mengalami kekurangan, kita ambil dari daerah yang punya keluangan suplai oksigen," kata Kang Emil dalam jumpa pers virtual, Kamis (1/7/2021).
Pihaknya pun sudah menginstruksikan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Jasa Sarana untuk menyusun manajemen suplai oksigen bagi rumah sakit-rumah sakit di Jabar.
Lihat Juga :