Realisasi DAK Fisik Sulsel Rendah Rp242,31 Miliar

Selasa, 29 Juni 2021 - 20:05 WIB
loading...
Realisasi DAK Fisik...
Direktur Pelaksanaan Anggaran Direktorat Jendral Perbendaharaan Kementerian Keuangan, Sudarso, saat berbicara di rakor percepatan penyaluran dana alokasi khusus (DAK) fisik.
A A A
MAKASSAR - Kanwil Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Sulawesi Selatan menggelar rapat koordinasi (rakor) Percepatan Penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik, Selasa (29/6).

Rakor digelar secara daring melalui aplikasi Zoom dengan 129 peserta yang terdiri dari BPKAD lingkup Provinsi Sulsel dan Maluku, Bappelitbangda Sulsel, Kanwil DJPb Provinsi Sulsel, Kanwil DJPb Provinsi Maluku, serta KPPN lingkup Sulsel.

Baca juga:Pemkab Takalar Gandeng DJPb Tingkatkan Pengelolaan Keuangan

Rakor dibuka langsung Direktur Pelaksanaan Anggaran, Sudarso, dengan narasumber Kasubdit Anggaran IV DJPb, Irvan Surya Wardhana dan Kasubdit Dana Alokasi Khusus Fisik Sektor Pembangunan Perekonomian dan Kemaritiman DJPK, Jaka Sucipta.

Kepala Kanwil DJPb Provinsi Sulsel , Syaiful menjelaskan, untuk menjaga momentum perbaikan kondisi perekonomian serta mendorong pertumbuhan ekonomi Sulsel pada kuartal kedua 2021 ke arah positif, maka dukungan belanja pemerintah termasuk transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) sangat diperlukan.

“Sebagai Regional Chief Economist, Kanwil DJPb Provinsi Sulsel terus berupaya mewujudkan efektivitas dan akuntabilitas penyaluran dana TKDD tahun 2021,” jelasnya, Selasa (29/6).

Dia menyebutkan, berdasarkan data Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (OM SPAN), realisasi DAK Fisik wilayah Sulsel sampai dengan 29 Juni 2021 masih rendah, baru mencapai Rp242,31 miliar atau 6,75 persen dari pagu Rp3,59 triliun.

Baca juga:Realisasi Dana Desa Sulsel Baru Rp892,25 Miliar

“Mengingat batas waktu pendaftaran kontrak di dalam aplikasi OMSPAN menjadi semakin dekat yakni tanggal 21 Juli 2021, acara rakor ini diharapkan dapat meneguhkan kembali komitmen pemda sehingga dapat mendorong percepatan penyaluran DAK Fisik,” harapnya.

Dia mengatakan, terdapat beberapa tantangan penyaluran DAK Fisik yang dibahas dalam rakor, yakni proses pengadan barang dan jasa, administrasi keuangan daerah, pelaksanaan pekerjaan, proses pembayaran, perda APBD, dan reviu APIP.

Khusus review APIP, pemda diingatkan kembali bahwa concern review oleh APIP hanya difokuskan pada review kesesuaian data kontrak. Pembahasan atas permasalahan yang dihadapi oleh pemda lingkup Sulsel diharapkan dapat menjawab tantangan serupa yang dihadapi oleh wilayah lain seperti Maluku.

Pada kesempatan yang sama, Kasubdit Anggaran IV DJPb, Irvan Surya Wardhana menuturkan, hingga saat ini tidak ada wacana relaksasi atau perpanjangan batas waktu perekaman data kontrak ke dalam aplikasi OMSPAN.

Baca juga:DJPb Sulsel Kawal Pengelolaan Keuangan Pemkab Sidrap

“Seluruh permasalahan yang mengemuka pada dasarnya telah diakomodir oleh aturan yang berlaku, yakni Peraturan Menteri Keuangan Nomor 130/PMK.07/2019 tentang Pengelolaan Dana Alokasi Khusus Fisik. Oleh sebab itu, sangat diharapkan komitmen bersama melalui koordinasi yang menyeluruh dengan instansi terkait agar dapat mendorong akselerasi penyaluran DAK Fisik,” tuturnya.

Selanjutnya untuk membantu pemda dalam memonitoring penyaluran DAK Fisik, Kanwil DJPb Provinsi Sulsel telah meluncurkan aplikasi MINASATA. Aplikasi berbasis android yang dapat diunduh secara gratis melalui Google Play Store. Saat ini aplikasi MINASATA telah diupdate ke versi 3.0 dengan perubahan telah disediakan fasilitas tagging lokasi per desa dan pengembangan menu baru, Ri-MINASA.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemkab Tambrauw Raih...
Pemkab Tambrauw Raih Peringkat I Penyaluran DAK Fisik 2021
Jubir Muda Perindo Minta...
Jubir Muda Perindo Minta Dana Alokasi Khusus dari Kementerian PPPA Terserap Maksimal
Keciprat 186 Miliar,...
Keciprat 186 Miliar, KPPN Watampone Ajari BPKAD Soppeng Penyaluran DAK Fisik
DJPb Sulsel Dampingi...
DJPb Sulsel Dampingi Pemkab Bulukumba dalam Pengelolaan Keuangan
Rekomendasi
Anthropic AI Claude...
Anthropic AI Claude Hasilkan Lebih dari 80 Persen Kode Baru
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
Berita Terkini
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Bukti Fundamental Solid,...
Bukti Fundamental Solid, BRI Alokasikan Rp500 Miliar Demi Buyback Saham
Infografis
10 Fitur Range Rover...
10 Fitur Range Rover Autobiography LWB, Mobdin Gubernur Kaltim Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved