Guru di Wajo Ungkap Modus Bisnis Kartu Identitas Pejabat Disdikbud

Minggu, 27 Juni 2021 - 14:00 WIB
loading...
Guru di Wajo Ungkap...
Oknum pejabat Disdikbud Wajo diduga membuka bisnis pembuatan kartu identitas untuk guru. Foto: Ilustrasi/Shutterstock
A A A
WAJO - Sejumlah tenaga guru dibawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Wajo mempertanyakan adanya kartu identitas atau ID Card. Oknum pejabat diduga mengkoordinir bisnis itu.

Hal itu diutarakan oleh salah satu tenaga guru Sekolah Dasar (SD), berinisial K. Menurutnya, perintah untuk membuat kartu identitas tenaga guru ini, merupakan perintah Sekretaris Disdikbud Wajo, Mahmud Bara.

Bahkan, orang nomor dua di lingkup Disdikbud, disebut menyediakan atau memfasilitasi tenaga guru yang ingin membuat kartu. Alasannya pun untuk mempermudah guru dari berbagai kecamatan untuk membuat kartu identitas.

"Kalau tidak ingin repot cukup kirim datanya ke orang yang ditunjuk. Kualitasnya juga sangat tipis, hanya menggunakan kertas biasa kemudian dilaminating," ujarnya kepada Sindo, Minggu (27/6/2021).

Baca Juga: Mobil Damkar Wajo Kecelakaan Usai Padamkan Api, Satu Personel Tewas

Pembuatan kartu identitas difasilitasi Mahmud Bara itu, dikeluhkan lantaran dibanderol dengan biaya tidak wajar. Sangat mahal, disinyalir hanya mementingkan keuntungan.

"Rp50 ribu per kartu. Tidak masuk akal. Harga tidak sesuai dengan kualitas," keluhnya lagi.

Sekertaris Disdikbud Wajo, Mahmud Bara berdalih, tidak melakukan pemaksaan dalam pembuatan kartu identitas kepada tenaga guru.

"Ada 2 tempat kita sampaikan kalau ingin membuat kartu. Bukan cuma yang dibuat sama anggota saja," tuturnya.

Baca Juga: Cegah Penyebaran HIV, Dinas Kesehatan Wajo Razia THM

Dia menyebutkan, kebijakan pembuatan kartu identitas itu bertujuan agar tenaga guru dapat dikenali. Khususnya guru dari wilayah kecamatan datang ke Kantor Disdikbud Wajo.

"Banyak sering masuk ke kantor tapi tidak diketahui. Apakah guru atau bukan. Makanya dengan adanya kartu itu mereka akan kita kenali," jelasnya.

Terkait biaya yang dikenakan dalam pembuatan kartu itu, Mahmud Bara memilih tidak berkomentar. Pihaknya tidak mengetahui persoalan harga, tetapi hanya memfasilitasi.

"Kalau ada guru yang berminat ingin membuat kartu identitas, saya cuma fasilitasi," dalihnya.

Baca Juga: Mulai dari Kondisi Kelas hingga Perilaku Wajib, Seperti Ini Prosedur PTM Terbatas
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
20 Proyek Fisik di Disdikbud...
20 Proyek Fisik di Disdikbud Wajo Jadi Temuan BPK, Polisi Siap Turun Tangan
PTM di Wajo Dimulai,...
PTM di Wajo Dimulai, Siswa Hanya Belajar 3 Jam di Sekolah
Pembelajaran Tatap Muka...
Pembelajaran Tatap Muka di Wajo Akan Dimulai 6 September
Rekomendasi
Rossa Umumkan Asuh Anak...
Rossa Umumkan Asuh Anak Perempuan, Warganet Ikut Terharu
Boni Hargens Sebut Presisi...
Boni Hargens Sebut Presisi Jadi Fondasi Transformasi Menyeluruh di Tubuh Polri
Libatkan Publik Pilih...
Libatkan Publik Pilih Logo HUT ke-81 RI, Mensesneg: Simbol Kebangsaan Milik Bersama
Berita Terkini
Halte Transjakarta Tebet...
Halte Transjakarta Tebet Eco Park Tetap Beroperasi usai Ditabrak Truk
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Abu Vulkanik 1,2 Km
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved