RSUD Syekh Yusuf Kembali Tiadakan Jam Besuk

Rabu, 23 Juni 2021 - 12:51 WIB
loading...
RSUD Syekh Yusuf Kembali...
Bupati Gowa, Adnan meninjau gedung baru RSUD Syekh Yusuf beberapa waktu lalu. RSUD Syekh Yusuf kembali meniadakan jam besuk. Foto: SINDOnews/Herni Amir
A A A
GOWA - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf Kabupaten Gowa kembali meniadakan jam besuk bagi pasien yang menjalani rawat inap.

Plt Direktur RSUD Syekh Yusuf , dr Hasanuddin mengatakan, hal tersebut dilakukan sebagai upaya peningkatan kewaspadaan terhadap penyebaran Covid-19 yang masih melanda Kabupaten Gowa, Indonesia bahkan dunia.

Baca juga:Gedung 8 Lantai RSUD Syekh Yusuf Diresmikan, Kapasitas Tempat Tidur Ditambah

Selain itu, peniadaan jam besuk ini sebagai respons atas imbauan Kementerian Kesehatan melalui Dirjen Pelayanan Kesehatan kepada seluruh rumah sakit, agar disipilin terhadap protokol kesehatan RS, salah satunya peniadaan jam besuk.

"Peniadaan jam besuk ini sebenarnya sudah pernah kita lakukan pada awal pandemi sehingga mulai hari ini kita kembali meniadakan jam besuk sebagai bentuk penerapan protokol kesehatan di rumah sakit," ungkapnya saat dikonfirmasi, Rabu (23/6/2021).

Saat ini, kasus konfirmasi Covid-19 di Indonesia mengalami kenaikan pasca libur Idul Fitri, sehingga rumah sakit wajib menyosialisasikan SOP rawat inap kepada keluarga pasien mengenai tidak adanya jam besuk atau berkunjung.

Baca juga:23 Puskesmas di Gowa Dapat Bantuan Kotak Aerosol

"Kasus konfirmasi pada beberapa wilayah di Indonesia mengalami kenaikan, meskipun di Kabupaten Gowa sendiri beberapa waktu terakhir ini tidak menunjukkan kenaikan signifikan, tapi peniadaan jam besuk ini kita lakukan sebagai bentuk penerapan prokes agar bisa menjaga pasien yang rentan terhadap penularan," jelasnya.

Meskipun jam besuk ditiadakan, pihak RSUD memberikan izin kepada satu saja penjaga pasien dengan memberikan id card sebagai tanda.

Baca juga:Epidemiolog Menilai PSBB Perlu Dipertimbangkan di Sulsel

"Jadi hanya satu orang yang bisa tinggal untuk menjaga pasien dan sebelum itu kita juga sudah lakukan rapid antigen kepada pasien sebelum rawat inap," tambah dr Hasanuddin.

Olehnya itu, ia berharap dengan penerapan prokes di rumah sakit ini dilakukan yakni peniadaan jam besuk mampu memutus penularan Covid-19 di Kabupaten Gowa.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sah! RSUD Syekh Yusuf...
Sah! RSUD Syekh Yusuf Gowa Sulsel Jadi RS Pendidikan Utama
RSUD Syekh Yusuf Siapkan...
RSUD Syekh Yusuf Siapkan 30 Tempat Tidur Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19
Oknum Pegawai RSUD Syekh...
Oknum Pegawai RSUD Syekh Yusuf Diduga Lakukan Pungli
Rekomendasi
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Berita Terkini
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Infografis
Trump Perintahkan Pembukaan...
Trump Perintahkan Pembukaan Kembali Penjara Alcatraz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved