Gawat! 10.634 Anak-anak dan Remaja di Depok Terpapar Covid-19

Selasa, 22 Juni 2021 - 17:02 WIB
loading...
Gawat! 10.634 Anak-anak...
Jumlah penderita Covid-19 dari kalangan anak-anak dan remaja di Kota Depok sebanyak 10.634 kasus atau 19,23% dari total kasus.Foto/SINDOnews/Ilustrasi.dok
A A A
DEPOK - Jumlah penderita Covid-19 dari kalangan anak-anak dan remaja di Kota Depok terhitung tinggi. Hingga Selasa (22/6/2021) jumlah kasus anak yang terpapar sebanyak 10.634 kasus atau 19,23% dari total kasus.

Untuk usia anak 0-5 tahun sebanyak 2.576 dan usia 6-19 tahun sebanyak 8.058 kasus. “Untuk saat ini memang terdapat tren kenaikan kasus untuk anak dan remaja dari 0-19 tahun. Memang saat ini untuk secara total dari mulai kasus sampai hari ini sudah mencapai 10.634 kasus atau 19,23% dari total kasus. Tentunya ini cukup tinggi ini anak dan remaja,” ungkap Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok , Dadang Wihana, Selasa (22/6/2021).

Diduga anak-anak terpapar dari orang tuanya yang beraktivitas di luar rumah. Sedangkan untuk remaja terpapar karena mereka melakuan aktivitas di luar rumah. Pasalnya remaja kerap kongkow di kafe dan tempat kopi tanpa menerapkan protokol kesehatan 5M.

“Biasanya anak setelah dilakukan tracing terpapar dari orang tuanya. Untuk remaja terpapar dari aktivitas yang dilakukan, terutama anak-anak remaja biasanya nongkrong dan terjadi kerumunan. Maka dari itu kita sebetulnya sudah mengeluarkan surat edaran walikota terkait dengan protokol kesehatan pulang kerja,” tegasnya.

Dadang menuturkan, diperlukan partisipasi seluruh masyarakat untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Orang tua harus membersihkan diri dan peralatan yang dibawa ketika aktivitas luar rumah sebelum masuk ke dalam rumah. Baca: Ruang ICU Rumah Sakit di Depok Sudah 100% Diisi Pasien Covid-19

“Jadi orang tua harus ikut berpartisipasi bagaimana untuk sama-sama mencegah penularan di tingkat usia anak. Misalnya, ketika pulang kerja maka seluruh peralatan dan lain-lain itu harus didisinfeksi, membersihkan diri baru berkontak dengan anak-anak di rumah,” ujarnya.

Ketika dikonfirmasi apakah meningkatnya kasus anak dipicu oleh virus Covid-19 varian baru, Dadang menegakan untuk sementara ini untuk Kota Depok belum ditemukan varian baru. “Jadi kamu sudah mengirimkan sampel dengan kriteria tertentu ke Balitbangkes dan kami masih menunggu hasil Litbangkes terkait varian baru,” pungkasnya.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
47 Sekolah Swasta Gratis...
47 Sekolah Swasta Gratis di Depok 2026, dari Pancoran Mas, Beji, hingga Cinere
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
LM FEB UI Tekankan Pentingnya...
LM FEB UI Tekankan Pentingnya Merekayasa Human Performance di Era AI
Bertemu Prabowo, JK...
Bertemu Prabowo, JK Siap Partisipasi Bangun Energi Hijau
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Berita Terkini
Beri Semangat Anak Pejuang...
Beri Semangat Anak Pejuang Leukemia, Polres Jakpus Wujudkan Harapan Deni Jadi Polisi Cilik
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Salurkan Makanan Bergizi, Warga Duri Kepa Mengaku Sangat Terbantu
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Bagikan Pangan Gratis untuk Warga Duri Kepa
3 Unit Insinerator KKP...
3 Unit Insinerator KKP di Gili Trawangan Masih Menunggu Izin Operasi
Bagikan Pangan Gratis...
Bagikan Pangan Gratis dan Gelar Senam Sehat, MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Angkat Program Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
Pangdam Mandala Trikora...
Pangdam Mandala Trikora Mayjen Frits Tepis TNI Berangkatkan Mama Sinta ke Jakarta
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved