Dimajukan, Batas Jam Operasional Tempat Usaha di Kota Bogor Jadi Jam 8 Malam

Selasa, 22 Juni 2021 - 11:06 WIB
loading...
Dimajukan, Batas Jam...
Satpol PP tengah menindak pelaku usaha yang beroperasi di luar batas jam operasional selama PSBB dilakukan. Foto: Ilustrasi/SINDOnews
A A A
BOGOR - Batas jam operasional tempat usaha di Kota Bogor kembali dimajukan menjadi pukul 20.00 WIB. Hal itu sesuai dengan edaran Menteri Kordinator Perekonomian yang juga Ketua KPC-PEN Airlangga Hartarto terkait pengetatan Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB ) di beberapa daerah.

"Ada beberapa pengetatan seperti jam operasional jadi jam 8 malam. Ini arahan dari Pak Menko Perekonomian. Kapasitas juga diperketat 25 persen saja," kata Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto kepada wartawan, Selasa (22/6/2021).

Saat ini, Kota Bogor masih dalam kategori zona oranye. Tetapi, tidak menutup masuk ke dalam zona merah apabila angka kasus Covid-19 masih tinggi sehingga akan ada aturan yang lebih ketat lagi.

"Kita masih oranye, kalau zona merah kita akan ada pengetatan lebih jauh lagi ke depannya," jelasnya. Baca juga: Masih Sosialisasi Aturan PSBB, Kasatpol PP Depok: Hari Ketiga Penindakan

Bima menambahkan, kasus penambahan kasus covid-19 di Kota Bogor masih tinggi sekitar 200 per hari. Karena itu, pihaknya melakukan beberapa langkah yakni dengan meminta kepada rumah sakit rujukan menambah kapasitas tempat tidur.

"Kemarin 197 (penambahan kasus Covid-19), jadi masih darurat. Kita bergerak cepat saya perintahkan rumah sakit menambah kapasitas minimal 30 persen tempat tidur disanggupi semua," tutur Bima.

Kemudian, Pemkot Bogor tengah menyiapkan beberapa tempat isolasi baru untuk pasien covid-19. Sehingga, nantinya pasien yang tidak bergejala atau gejala ringan di tempatkan di pusat isolasi. Baca juga: Kasus Covid-19 DKI Terus Melonjak, DPR ke Anies: Lockdown atau PSBB Ketat

"Juga akan menambah pusat isolasi ada 2-3 lagi. Nanti kita proyeksikan rumah sakit hanya untuk bergejala sedang dan berat. Ringan dan cukup di isolasi saja. Kerena rumah sakit penuh sekarang, semalam saja RSUD sudah penuh agak kesulitan mencari tambahan. Jadi kita percepat tempat tidur rumah sakir dan tempat isolasi," pungkasnya.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BNI Ubah Jam Operasional...
BNI Ubah Jam Operasional Selama Bulan Ramadan
Raker dengan Camat,...
Raker dengan Camat, Komisi I DPRD Kota Bogor Inventarisir Masalah di Wilayah
Jalankan Fungsi Pengawasan,...
Jalankan Fungsi Pengawasan, Komisi I dan II DPRD Kota Bogor Sidak ke Kantor OPD
Rekomendasi
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
10 Tahun Jadi Tempat...
10 Tahun Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia, BAT Indonesia Raih Platinum Harmonia
Babak Baru Kasus Erin...
Babak Baru Kasus Erin Wartia, Pelapor Serahkan Dokumen LPSK ke Penyidik
Berita Terkini
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Bukti Fundamental Solid,...
Bukti Fundamental Solid, BRI Alokasikan Rp500 Miliar Demi Buyback Saham
Dudung: Pemerintah Selalu...
Dudung: Pemerintah Selalu Buka Ruang untuk Publik Sampaikan Kritik
Mahasiswa UNJ Beraksi,...
Mahasiswa UNJ Beraksi, Pengendara Kompak Bunyikan Klakson sebagai Bentuk Dukungan
Perjuangan Mahasiswa...
Perjuangan Mahasiswa Tembus Bundaran HI: Diblokade di Semanggi, Saling Dorong dengan Aparat di Tosari
Infografis
26 Miliarder Gagal Cegah...
26 Miliarder Gagal Cegah Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved