Kasus COVID-19 Melonjak, Penerapan Lockdown Regional Diusulkan

Senin, 21 Juni 2021 - 15:37 WIB
loading...
Kasus COVID-19 Melonjak,...
MPR mengusullkan penerapan lockdown regional untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19. Foto: Sindonews/dok
A A A
JAKARTA - Pemerintah diminta untuk mengambil langkah tegas dalam memutus penyebaran Covid-19 yang kian melonjak, salah satu sektor yang akan dijadikan prioritas seperti penanganan ekonomi atau penanganan kesehatan termasuk langkah lockdown regional.

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengatakan, pemerintah harus mengambil langkah tegas dalam hal ini.

"Dikarenakan harus ada extraordinary initiative atau extraordinary policy making untuk dapat benar-benar memutus mata rantai Covid-19 ," kata pria yang akrab disapa Bamsoet ini dalam keterangannya, Senin (21/6/2021).

Baca Juga: Covid-19 Melonjak, Berikut Kebijakan Pemerintah Perketat Mobilitas Warga

Bamsoet juga meminta pemerintah melakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang mengatur secara nasional mengenai pembatasan kegiatan ASN di tempat kerja, pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di sekolah, pemberlakuan pembatasan kegiatan operasional restoran dan pusat perbelanjaan, kegiatan di tempat ibadah, kegiatan fasilitas umum, serta kegiatan seni, sosial dan budaya .

Mantan Ketua DPR ini juga meminta, pemerintah segera mengambil tindakan/kebijakan dengan mempertimbangkan opsi lockdown regional di tengah situasi pandemi Covid-19 yang terus mengalami lonjakan. Lockdown regional per pulau dinilai merupakan opsi paling riil yang bisa memutus rantai penularan Covid-19.

"Meminta pemerintah daerah untuk mempertimbangkan lockdown regional secara berkala di pulau-pulau besar seperti Jawa, Sumatera, dan Kalimantan. MPR berpendapat kerugian ekonomi yang timbul akibat penerapan lockdown dapat diukur oleh pemerintah, sehingga ketika sektor kesehatan berangsur-angsur pulih, ekonomi nasional juga dapat kembali dipulihkan," kata Bamsoet.

Politikus Partai Golkar ini mengatakan, pemerintah pusat, pemda, dan Satgas Penanganan Covid-19 perlu terus berupaya melakukan pengecekan terhadap ketersediaan fasilitas kesehatan di setiap rumah sakit (RS) rujukan, dengan mengantisipasi sekaligus mencegah kolapsnya layanan kesehatan akibat angka kasus Covid-19 yang terus naik secara signifikan.

"Dengan mengupayakan penambahan faskes darurat Covid-19 serta memperkuat SDM di rumah sakit atau menambah tenaga relawan medis yang dikhususkan ke daerah dengan lonjakan penularan Covid-19 yang tinggi," katanya.

Baca Juga: Kasus Covid-19 di Indonesia Melonjak Picu Depresi, Ini Cara Atasinya!

Bamsoet mendorong pemerintah agar setiap RS rujukan Covid-19 dan pimpinan RS melakukan penambahan kapasitas BOR, tetap memperhatikan ketersediaan sumber daya medis dan kelengkapan medis lainnya seperti suplai oksigen. "Mengingat, banyaknya RS yang menambah kapasitas BOR tapi tidak memperhatikan hal-hal penting tersebut," imbuhnya.

Selain itu, Bamsoet mengimbau agar seluruh lapisan masyarakat dapat menjadikan lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi hampir di seluruh daerah sebagai alarm darurat atau peringatan bahwa penyebaran Covid-19 sudah semakin mengkhawatirkan.

"Sehingga diharapkan masyarakat lebih meningkatkan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan, serta mengikuti dan mematuhi imbauan pemerintah untuk tidak beraktivitas diluar rumah sementara waktu guna mencegah penularan Covid-19," kata Ketua Umum IMI itu.

Baca Juga: Rusun Nagrak Jadi Rujukan Isoman Pasien Covid-19, Ini Syarat Masuknya

Bamsoet juga menegaskan bahwa pemerintah harus mampu menentukan prioritas dalam mengatasi darurat Covid-19, mengingat saat ini pemerintah perlu mengambil upaya ekstra selain kebijakan-kebijakan yang sudah pernah diterapkan terlebih dahulu.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kekayaan Juri Lomba...
Kekayaan Juri Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR, Indri Rp3,9 M, Dyastasita Rp581 Juta
Sosok Dewan Juri Lomba...
Sosok Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR yang Viral dan Disorot Netizen
Viral Keputusan Dewan...
Viral Keputusan Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar, Pimpinan MPR Minta Maaf
Ida Fauziyah Ajak Kader...
Ida Fauziyah Ajak Kader PKB Jaksel Amalkan Nilai-Nilai 4 Pilar Kebangsaan
Gawat! Puluhan Siswa...
Gawat! Puluhan Siswa dan Guru SD di Situbondo Terjangkit Cacar Air, Sekolah Lockdown
Gunungkidul Lockdown...
Gunungkidul Lockdown Antraks, Hewan Masuk Wajib Keterangan Sehat
Deddy Corbuzier Soroti...
Deddy Corbuzier Soroti Kontroversi LCC Empat Pilar MPR, Tantang Juri Adu Pintar
MPR Hargai Keputusan...
MPR Hargai Keputusan SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Final Ulang Lomba Cerdas Cermat
Lomba Cerdas Cermat...
Lomba Cerdas Cermat MPR Diulang, SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut
Rekomendasi
Momen Middleton Bertemu...
Momen Middleton Bertemu Mantan Pacarnya di Pernikahan Peter Phillips
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
ByteDance Respons Soal...
ByteDance Respons Soal Kehadiran Mobil Listrik TikTok
Berita Terkini
Pramono Yakin CFD Rasuna...
Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta, Dilirik Wisatawan Mancanegara
Gempa 5,3 Magnitudo...
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya
Dokter Gigi Asal Vietnam...
Dokter Gigi Asal Vietnam Buka Praktik di Ciputat Pakai Izin Tinggal Kunjungan, Endingnya Dideportasi
Pramono Akan Resmikan...
Pramono Akan Resmikan CFD Rasuna Said saat HUT Jakarta, Mayoritas Warga Minta Dilanjutkan
Nunggak Bayar Sewa Indekos,...
Nunggak Bayar Sewa Indekos, Motor Teman Diembat
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
Infografis
Deretan Nama Perwira...
Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved