STIPAR Dorong Warga Mallasoro Kembangkan Potensi Wisata Pantai
Sabtu, 19 Juni 2021 - 12:07 WIB
loading...
Tim dari PKMS STIPAR Tamalate Makassar bersama peserta warga Desa Mallasoro, Kabupaten Jeneponto. Foto: Istimewa
A
A
A
JENEPONTO - Tim dari Sekolah Tinggi Pariwisata (STIPAR) Tamalatea Makassar menggelar kegiatan pengabdian masyarakat di di Desa Mallasoro, Kabupaten Jeneponto pada hari Kamis hingga Jumat 17-18 Juni 2021.
Dalam kegiatan ini, STIPAR menerjunkan lima orang dari Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Stimulus (PKMS). Mereka mendorong kebangkitan sektor pariwisata bersinergi dengan masyarakat lokal untuk mengembangkan potensi wisata pantai.
Baca juga:Poltekpar Makassar Gelar Bimbingan Teknis di Desa Kadingeh
Warga setempat diberikan penyuluhan pengelolaan sampah plastik pada kawasan wisata pantai. Serta, manajemen organisasi dalam upaya peningkatan pengetahuan dan keterampilan bidang pariwisata. Hadir sebagai pembicara Nuzmiyah Shaleh.
Selain itu, PKMS STIPAR Tamalate Makassar juga melaksanakan gerakan bersih pantai dan laut di kawasan Wisata Pantai Bungung Pandang. Kegiatan itu melibatkan komunitas dan lembaga pemerintahan, seperti Duta Lingkungan Hidup Sulsel, Anak Jeneponto (Influencer), Duta Wisata Jeneponto, Himpunan Pelajar Mahasiswa Turatea (HPMT), DEMA YAPNAS, Astrea Independent Kota Daeng.
Baca juga:Poltekpar Makassar Jalin Kerjasama untuk Tingkatkan Pariwisata di Maros
Ada juga Pertina Jeneponto, Mapala YAPTI, KKN Unhas 2021, Batik Kite Surfing, GENPI Jeneponto, Pokdarwis Desa Mallasoro, Dinas Pariwisata Jeneponto, Babinsa Desa Mallasoro.
"Melalui kolaborasi ini sampah yang berserakan di sepanjang pantai di mana didominasi sampah plastik (botol) berhasil dikumpulkan kemudian dikelola pada pembuangan sampah Desa Mallasoro," bunyi siaran pers yang diterima SINDOnews.
Selain itu, tim juga telah membangun satu unit portal masuk kawasan wisata Pantai Bungung Pandang dan menyiapkan lokasi parkir kendaraan serta memasang spanduk selamat datang di wisata Pantai Bungung Pandang, Desa Mallasoro.
Baca juga:Poltekpar Makassar Susun Kurikulum Merdeka Belajar Pariwisata
"Diharapkan, dengan fasilitas ini masyarakat lokal Desa Mallasoro memiliki alternatif pendapatan melalui pengaturan retribusi karcis masuk," sambung siaran pers tersebut.
Adapun Tim PKMS STIPAR terdiri atas Nurdin sebagai ketua, Muhammad Sabir, Muhammad Arhan Rajab, yang masing-masing sebagai dosen, serta 2 orang mahasiswa, Irana Rappe dan Andi Yulia.
Dalam kegiatan ini, STIPAR menerjunkan lima orang dari Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Stimulus (PKMS). Mereka mendorong kebangkitan sektor pariwisata bersinergi dengan masyarakat lokal untuk mengembangkan potensi wisata pantai.
Baca juga:Poltekpar Makassar Gelar Bimbingan Teknis di Desa Kadingeh
Warga setempat diberikan penyuluhan pengelolaan sampah plastik pada kawasan wisata pantai. Serta, manajemen organisasi dalam upaya peningkatan pengetahuan dan keterampilan bidang pariwisata. Hadir sebagai pembicara Nuzmiyah Shaleh.
Selain itu, PKMS STIPAR Tamalate Makassar juga melaksanakan gerakan bersih pantai dan laut di kawasan Wisata Pantai Bungung Pandang. Kegiatan itu melibatkan komunitas dan lembaga pemerintahan, seperti Duta Lingkungan Hidup Sulsel, Anak Jeneponto (Influencer), Duta Wisata Jeneponto, Himpunan Pelajar Mahasiswa Turatea (HPMT), DEMA YAPNAS, Astrea Independent Kota Daeng.
Baca juga:Poltekpar Makassar Jalin Kerjasama untuk Tingkatkan Pariwisata di Maros
Ada juga Pertina Jeneponto, Mapala YAPTI, KKN Unhas 2021, Batik Kite Surfing, GENPI Jeneponto, Pokdarwis Desa Mallasoro, Dinas Pariwisata Jeneponto, Babinsa Desa Mallasoro.
"Melalui kolaborasi ini sampah yang berserakan di sepanjang pantai di mana didominasi sampah plastik (botol) berhasil dikumpulkan kemudian dikelola pada pembuangan sampah Desa Mallasoro," bunyi siaran pers yang diterima SINDOnews.
Selain itu, tim juga telah membangun satu unit portal masuk kawasan wisata Pantai Bungung Pandang dan menyiapkan lokasi parkir kendaraan serta memasang spanduk selamat datang di wisata Pantai Bungung Pandang, Desa Mallasoro.
Baca juga:Poltekpar Makassar Susun Kurikulum Merdeka Belajar Pariwisata
"Diharapkan, dengan fasilitas ini masyarakat lokal Desa Mallasoro memiliki alternatif pendapatan melalui pengaturan retribusi karcis masuk," sambung siaran pers tersebut.
Adapun Tim PKMS STIPAR terdiri atas Nurdin sebagai ketua, Muhammad Sabir, Muhammad Arhan Rajab, yang masing-masing sebagai dosen, serta 2 orang mahasiswa, Irana Rappe dan Andi Yulia.
(luq)