Belasan Warga Terpapar Corona, Satu Kampung di Cilandak Di-Lockdown
Minggu, 20 Juni 2021 - 19:53 WIB
loading...
Satu kampung di wilayah RT 06/01, Jalan Madrasah, Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan, dilakukan lockdown mikro lantaran 17 warga terpapar Covid-19. Foto: MNC Portal/Ari Sandita
A
A
A
JAKARTA - Satu kampung di wilayah RT 06/01, Jalan Madrasah, Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan, dilakukan lockdown mikr o lantaran 17 warga terpapar Covid-19 . Petugas sudah membuat posko kebutuhan pangan dan penjagaan di wilayah tersebut.
"Hari ini saya bersama Wakapolda Metro Jaya mengunjungi RT 06/RW 01, Gandaria Selatan, Cilandak, memonitor satu wilayah yang mendekati zona merah, dimana terdapat 17 warga dengan 8 rumah terjangkit Covid-19," ujar Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Pol Azis Andriansyah, kepada wartawan, Minggu (20/6/2021).
Baca juga: Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Diprediksi Bisa Tembus 342.000 per Hari
Menurutnya, polisi bersama TNI dan pemerintah daerah serta masyarakat bekerja sama untuk bersama-sama mengendalikan penularan Covid-18 di wilayah tersebut. Adapun sejauh ini langkah yang dilakukanberupa lokalisir atau pembatasan di wilayah tersebut, dimana akses di kampung tersebut ke kampung lain ditutup.
"Jadi, hanya one gate system, di situ dijaga aparat Polri, TNI, dan masyarakat, sehingga akan terdata yang keluar masuk dan harus dipastikan dia dalam kondisi sehat," tuturnya.
"Hari ini saya bersama Wakapolda Metro Jaya mengunjungi RT 06/RW 01, Gandaria Selatan, Cilandak, memonitor satu wilayah yang mendekati zona merah, dimana terdapat 17 warga dengan 8 rumah terjangkit Covid-19," ujar Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Pol Azis Andriansyah, kepada wartawan, Minggu (20/6/2021).
Baca juga: Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Diprediksi Bisa Tembus 342.000 per Hari
Menurutnya, polisi bersama TNI dan pemerintah daerah serta masyarakat bekerja sama untuk bersama-sama mengendalikan penularan Covid-18 di wilayah tersebut. Adapun sejauh ini langkah yang dilakukanberupa lokalisir atau pembatasan di wilayah tersebut, dimana akses di kampung tersebut ke kampung lain ditutup.
"Jadi, hanya one gate system, di situ dijaga aparat Polri, TNI, dan masyarakat, sehingga akan terdata yang keluar masuk dan harus dipastikan dia dalam kondisi sehat," tuturnya.
Lihat Juga :