Pesta Budaya Rondang Bittang, Momen Muda Mudi Simalungun Cari Jodoh
Sabtu, 19 Juni 2021 - 05:01 WIB
loading...
Kontingen dari 34 kecamatan mengikuti parade pembukaan Pesta Rondang Bittang dengan mengenakan pakaian adat. Foto SINDOnews
A
A
A
SIMALUNGUN - Masyarakat Kabupaten Simalungun merupakan salah satu masyarakat di Sumatera Utara yang kaya akan kesenian dan budaya yang sampai sekarang tetap dijaga kelestariannya.
Salah satu pesta budaya yang setiap tahun dilaksanakan adalah 'Rondang Bittang' (PRB) yang diikuti utusan dari 32 kecamatan di Kabupaten Simalungun. Baca juga: Menjabat Hitungan Bulan, Bupati Radiapoh Sudah Mau Berhutang Rp500 Miliar ke PT SMI
Pesta Rondang Bittang merupakan perayaan ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas hasil panen, namun lebih diperuntukan bagi muda mudi dan dilaksanakan pada terang bulan.
Pesta biasanya dilaksanakan dengan sangat meriah dan dihadiri muda mudi yang sudah menunggu-nuggu pesta yang digelar setiap tahun.
Muda mudi Simalungun juga menjadikan PRB untuk melirik pasangan hidupnya dan tidak sedikit yang usai bertemu dalam pesta itu melanjutkan hubungan hingga ke jenjang pernikahan.
Sayangnya PRB yang juga menyajikan pameran komoditi unggulan dari 34 kecamatan dan menjadi sajian pariwisata rutin, sejak pandemi COVID-19 tidak terselenggara.
Salah satu pesta budaya yang setiap tahun dilaksanakan adalah 'Rondang Bittang' (PRB) yang diikuti utusan dari 32 kecamatan di Kabupaten Simalungun. Baca juga: Menjabat Hitungan Bulan, Bupati Radiapoh Sudah Mau Berhutang Rp500 Miliar ke PT SMI
Pesta Rondang Bittang merupakan perayaan ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas hasil panen, namun lebih diperuntukan bagi muda mudi dan dilaksanakan pada terang bulan.
Pesta biasanya dilaksanakan dengan sangat meriah dan dihadiri muda mudi yang sudah menunggu-nuggu pesta yang digelar setiap tahun.
Muda mudi Simalungun juga menjadikan PRB untuk melirik pasangan hidupnya dan tidak sedikit yang usai bertemu dalam pesta itu melanjutkan hubungan hingga ke jenjang pernikahan.
Sayangnya PRB yang juga menyajikan pameran komoditi unggulan dari 34 kecamatan dan menjadi sajian pariwisata rutin, sejak pandemi COVID-19 tidak terselenggara.
Lihat Juga :