Deretan Aksi Salah Tangkap di Indonesia

Rabu, 16 Juni 2021 - 16:30 WIB
loading...
Deretan Aksi Salah Tangkap...
Belakangan ini, beberapa kasus salah tangkap santer terdengar. Ilustrasi/SINDOnews
A A A
PEKANBARU - Belakangan ini, beberapa kasus salah tangkap santer terdengar. Bahkan, seorang Kolonel TNI di Malang juga sempat menjadi korban salah tangkap pihak kepolisian. Selain kasus itu, ada beberapa kasus salah tangkap lain yang berhasil dikumpulkan. Berikut daftarnya.

1. Kasus Terbaru di Riau

Seorang pemuda berusia 30 tahun babak belur setelah mendapat bogem mentah akibat ditangkap oleh oknum tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri. Namun, ia dibebaskan karena ternyata menjadi korban salah tangkap.

Penangkapan tersebut terjadi di kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, Riau pada 14 Juni 2021 saat korban selesai mengantarkan adiknya ke sekolah.

Ia lantas dicegat dan dimasukkan ke mobil oleh beberapa orang, karena diduga sebagai teroris. Saat itu, polisi tengah memburu 13 teroris yang bermarkas di Riau.

Namun, pihak kepolisian membantah adanya kejadian tersebut. Menurutnya petugas telah mengantongi bukti-bukti kuat dalam proses penangkapan itu.

2. Salah Tangkap Sasar Pelajar

Kejadian ini terjadi di Makassar, Sulawesi Selatan. MF, seorang pelajar SMP yang masih berusia 13 tahun diduga menjadi korban salah tangkap pihak polisi pada 21 Agustus 2020. Kejadian ini bermula saat polisi membubarkan aksi tawuran. Karenanya, MF menderita lebam di wajah dan kaki.

Sementara itu, hidung korban mengeluarkan darah. Pihak kepolisian membantah jika telah melakukan salah tangkap. Sebab, saat kejadian MF berada di lokasi dan diamankan beserta 3 orang lainnya.

3. Dosen Korban Salah Tangkap

Seorang dosen Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia atau UMI Makassar menjadi korban salah tangkap dan represif oleh oknum aparat saat sedang meredam aksi demonstrasi menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja pada 8 Oktober 2020. Dilansir dari berbagai sumber, dosen tersebut diketahui berinisial AM.

Hal tersebut sangat disayangkan karena AM sejatinya tidak ikut terlibat dalam kegiatan demo itu. Padahal, sang dosen sudah memberikan identitas pribadinya berupa KTP. Namun, oknum polisi tersebut tidak menghiraukan dan tetap saja menangkap korban.

4.Salah Tangkap Kolonel TNI

Kejadian ini berlangsung pada 23 Maret 2021 di Malang, Jawa Timur. Polisi dari Sat Narkoba Polres Malang Kota menggerebek seorang Kolonel TNI di sebuah hotel pukul 04.30 WIB. Penggerebekan dilakukan oleh 4 orang anggota kepolisian.

Padahal, Kolonel tersebut telah memberikan penjelasan jika ia sedang menginap untuk bertugas sebagai tim Rikmat Bekfas TW I tahun 2021. Akan tetapi, polisi tetap melanjutkan kegiatannya. Akhirnya, pihak kepolisian meminta maaf atas kasus ini. Baca: Terlanjur Dihajar hingga Babak Belur Saat Ditangkap, Warga Pekanbaru Ini Ternyata Bukan Teroris.

5. Ditangkap Saat Menonton Kerusuhan

Rabu, 23 Mei 2019 menjadi malam kelabu bagi RM. Saat sedang menyaksikan kerusuhan yang semakin menjadi, ia diciduk anggota Brimob yang dilakukan setelah Isya. Padahal, RM hanya pamit kepada neneknya jika ingin pergi bersama teman-temannya. Namun, menjelang subuh RM tak juga pulang. Baca Juga: 4 Anak Buahnya Salah Tangkap Kolonel TNI AD, Kasatreskoba Polresta Malang Kota Dicopot.

Keluarga RM baru mendapat kabar pada 24 Mei 2019 pukul 10.00 WIB dan mendapati RM pulang dalam keadaan kepala bocor, lebam di mata kanan, bekas pukulan di punggung dan sejumlah luka di tangan kiri. Saat ditangkap, RM mengaku dianiaya oleh beberapa orang berpakaian serba hitam.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polisi Tangkap Sopir...
Polisi Tangkap Sopir Taksi Online yang Mengamuk di Tol JORR, Ini Tampangnya
Polisi Bongkar Peredaran...
Polisi Bongkar Peredaran Obat Keras di Tanah Abang, 3 Orang Ditangkap
Polisi Gagalkan Penyelundupan...
Polisi Gagalkan Penyelundupan Bahan Kimia Merkuri, 2 Orang Ditangkap
Polisi Bongkar Lab Vape...
Polisi Bongkar Lab Vape Narkoba di Jakbar, 1 Orang Ditangkap
Soal Penembakan di Papua,...
Soal Penembakan di Papua, Koops TNI: Dua Insiden Berbeda, Tidak Berkaitan
Detik-detik WNA Irak...
Detik-detik WNA Irak Pelaku Pembunuhan Cucu Mpok Nori Ditangkap di Bus
RUU HAM Diyakini Perkuat...
RUU HAM Diyakini Perkuat Independensi Komnas HAM, Kembalikan sebagai Rumah Aktivis dan Pembela HAM
2 Brigjen Pol dan 1...
2 Brigjen Pol dan 1 Kombes Pol Dapat Penugasan di Densus 88 Antiteror dalam Mutasi Polri Terbaru
Densus Ungkap 247 Anak...
Densus Ungkap 247 Anak Terpapar Radikalisme dan Kekerasan Sepanjang 2026
Rekomendasi
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka di Jakarta hingga Bandung
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Berita Terkini
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Beri Semangat Anak Pejuang...
Beri Semangat Anak Pejuang Leukemia, Polres Jakpus Wujudkan Harapan Deni Jadi Polisi Cilik
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved