TOSS Center Karangdadi Mendapat Kunjungan Direktur Perkim Kementerian Bappenas
Rabu, 16 Juni 2021 - 14:53 WIB
loading...
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menerima kunjungan kerja rombongan Kementerian PPN/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas)
A
A
A
SEMARAPURA - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menerima kunjungan kerja rombongan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas) yang dipimpin Direktur Perumahan dan Permukiman (Perkim) Tri Dewi Virgi Anti. Rombongan diterima di Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) Centre Karangdadi, Desa Kusamba pada Selasa (15/6/2021).
Bupati Suwirta dalam sambutannya mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung merancang TOSS Centre sebagai tempat edukasi dan rekreasi. “Jika inovasi TOSS dapat dijadikan contoh atau di-ATM (Amati Tiru Modifikasi), maka kami mohon support, karena kami tidak dapat berjalan sendiri,” ujarnya.
TOSS Centre memiliki dua inovasi yang bertemu di hilir berupa Inovasi TOSS, dan di hulu berupa Inovasi Beli Mahal Jual Murah (Bima Juara). Hasil olahan dari TOSS berupa pupuk/kompos akan digunakan mendukung untuk pertanian organik. Sementara hasil pertanian organik akan disalurkan melalui inovasi Bima Juara, gabah dibeli di atas harga pasar oleh KUD, sementara beras akan dijual dibawah harga pasar.
Pemkab Klungkung sedang mengkampanyekan Gerakan Masyarakat Puputan Sampah Plastik (Gema Tansaplast). Dari gerakan ini, sampah plastik yang terkumpul oleh masyarakat akan diarahkan untuk diolah di TOSS Centre, bekerja sama dengan APSI dan Koperasi.
"Pada saat pelaksanaannya Gema Tansaplas ini, kami akan kunci agar masyarakat tidak membuang sampah plastik ke lingkungan," ujar Bupati Suwirta.
![TOSS Center Karangdadi Mendapat Kunjungan Direktur Perkim Kementerian Bappenas]()
Bupati Suwirta menambahkan bahwa untuk alat-alat pengelolaan sampah yang terdapat di TOSS Centre, Pemkab Klungkung hanya mengandalkan bantuan CSR, karena beberapa pengadaan melalui e-katalog tidak tersedia. Termasuk mural yang terdapat didinding luar TOSS Centre berasal dari CSR.
Bupati Suwirta dalam sambutannya mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung merancang TOSS Centre sebagai tempat edukasi dan rekreasi. “Jika inovasi TOSS dapat dijadikan contoh atau di-ATM (Amati Tiru Modifikasi), maka kami mohon support, karena kami tidak dapat berjalan sendiri,” ujarnya.
TOSS Centre memiliki dua inovasi yang bertemu di hilir berupa Inovasi TOSS, dan di hulu berupa Inovasi Beli Mahal Jual Murah (Bima Juara). Hasil olahan dari TOSS berupa pupuk/kompos akan digunakan mendukung untuk pertanian organik. Sementara hasil pertanian organik akan disalurkan melalui inovasi Bima Juara, gabah dibeli di atas harga pasar oleh KUD, sementara beras akan dijual dibawah harga pasar.
Pemkab Klungkung sedang mengkampanyekan Gerakan Masyarakat Puputan Sampah Plastik (Gema Tansaplast). Dari gerakan ini, sampah plastik yang terkumpul oleh masyarakat akan diarahkan untuk diolah di TOSS Centre, bekerja sama dengan APSI dan Koperasi.
"Pada saat pelaksanaannya Gema Tansaplas ini, kami akan kunci agar masyarakat tidak membuang sampah plastik ke lingkungan," ujar Bupati Suwirta.

Bupati Suwirta menambahkan bahwa untuk alat-alat pengelolaan sampah yang terdapat di TOSS Centre, Pemkab Klungkung hanya mengandalkan bantuan CSR, karena beberapa pengadaan melalui e-katalog tidak tersedia. Termasuk mural yang terdapat didinding luar TOSS Centre berasal dari CSR.
Lihat Juga :