16 Warga Cikarang Barat Positif Covid-19 dari Klaster Keluarga

Selasa, 15 Juni 2021 - 10:17 WIB
loading...
16 Warga Cikarang Barat...
Petugas melakukan penyemprotan disinfektan di Kampung Cikedokan RT 7/13, Desa Sukadanau, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Sebanyak 16 orang dari empat keluarga di kampung ini terpapar Covid-19.Foto/SINDOnews/Abdullah M Surjaya
A A A
BEKASI - Sebanyak 16 orang dari empat keluarga di Kampung Cikedokan RT 7 RW 13, Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi , terpapar Covid-19 . Ini diketahui setelah dilakukan tes swab antigen secara massal.

Wakil Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi, Kombes Hendra Gunawan mengungkapkan, kasus tersebut berawal saat salah satu kepala keluarga yang berprofesi sebagai petugas keamanan di salah satu kawasan industri dinyatakan positif. Dari hasil tracing yang dilakukan dinyatakan sebanyak 15 orang lainnya ikut dinyatakan positif dari hasil tes swab antigen.

”Pertama satu orang, kemudian dilakukan tes swab antigen kepada 52 orang keluarganya dan warga disekitar tempat tinggalnya, dan hasilnya 16 orang juga positif,” kata Hendra kepada wartawan Selasa (15/6/2021).

Menurut dia, dari 16 warga positif corona itu, ada satu keluarga berjumlah delapan orang terkonfirmasi positif corona. Baca: Satgas Covid Depok Temukan 40 Kasus Klaster Libur Lebaran

Langkah antisipasi meluasnya penularan kluster keluarga tersebut, Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi bersama Muspika Cikarang Barat langsung mengevakuasi sebanyak 13 warga ke tempat isolasi terpusat di Hotel Ibis dan tiga orang lainnya melakukan isolasi mandiri dirumah.

”Yang 13 orang kita bawa ke hotel untuk penanganan lebih lanjut dan tes PCR, dan untuk tiga orang lainnya sementara isolasi mandiri di rumah tentu dengan pengawasan ketat tim satgas,” tegasnya. Saat ini, wilayah tersebut dilakukan karantina lokal dan aktivitas warga di sana dibatasi dan diawasi secara ketat.

Hingga saat ini kasus positif covid-19 di Kabupaten Bekasi masih cukup tinggi, dengan rate perhari sebanyak 20 orang positif.”Maka itu selain kami tingkatkan 3T, testing, tracing dan treatment. Kami juga akan giatkan operasi yustisi mulai dari tingkat Kabupaten, Kecamatan, desa hingga RT RW,” ucapnya.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
Nama Raffi Ahmad Terseret...
Nama Raffi Ahmad Terseret Kasus Bluray Cargo, Respons Nagita Slavina Jadi Sorotan
Berita Terkini
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Catat! Minggu Ini Tidak...
Catat! Minggu Ini Tidak Ada CFD di Jalan Sudirman-Thamrin dan Rasuna Said
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Agustus 2026, BMKG Ingatkan Dampak El Nino
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Infografis
Makin Brutal, Israel...
Makin Brutal, Israel Bakar Rumah-rumah Warga di Tepi Barat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved