Masih Tinggi, Keterisian Tempat Tidur Wisma Atlet Capai 80%

Minggu, 13 Juni 2021 - 20:04 WIB
loading...
Masih Tinggi, Keterisian...
Anggota TNI berjaga di depan pintu masuk RSD Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat. Foto/Ilustrasi/SINDOphoto
A A A
JAKARTA - Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet , Kemayoran, Jakarta Pusat, sedang mengalami kenaikan pasien yang masuk ke rumah sakit. Adapun,sampai hari ini tingkat keterian jumlah bed di Wisma Atlet tercatat di angka 80,68 persen.

"Jadi okupansi keterisian kita sudah di angka 80, 68 persen ini harus menjadi kewaspadaan kita bersama bahwa peningkatan ini harus bisa dikendalikan," kata Koordinator Humas RSD COVID-19 Wisma Atlet Letkol TNI Laut M Arifin, Minggu (13/06/2021). Baca juga: Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Kota Bogor Naik 65 Persen

Arifin memamparkan pada hari ini Minggu (13/6/2021) jumlah total pasien yang dirawat di RSDC Wisma Atlet Kemayoran adalah sebanyak 4.836 pasien. Hal ini menjadikan ketersedian bed di angka 19,32%.

"Hari ini kita sudah mencatat sejumlah pasien yang kita rawat jumlahnya itu 4.836 jadi tinggal 19,32%," lanjutnya.

Lebih lanjut Arifin mengatakan jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 menurun dibandingkan hari sebelumnya. Namun angka yang tercatat oleh pihaknya tetap diangka tinggi karena masih terdapat kunjungan Puskesmas yang tertunda. Baca juga: 4.836 Pasien Covid-19 Dirawat Di RSDC Wisma Atlet Kemayoran

"Dua hari yang lalu 661 pasien, hari ini masuk 530 pasien, jadi menurun tapi bukan berarti landai. Kalau saya lihat dari rencana kunjungan yang diurus hari ini juga masih tinggi dari Puskesmas kan ada yang menunda kemarin," ujarnya.

Selanjutnya Arifin kembali mengingatkan dan menghimbau masyarakat untuk waspada terhadap kenaikan penularan virus Covid-19. Hal ini dikarenakan penularan tersebut sendiri berdasarkan dari mobilitas yang ada di publik.

"Masyarakat yang di luar sana juga harus ikut berpartisipasi, justru garda terdepan dalam masyarakat, yang bisa mengendalikan kapan naik dan kapan turun tergantung mereka. Jadi kita Satgas hanya mengimbau dan kita menyembuhkan orang-orang yang sudah terlanjur positif dirawat di tempat ini," pungkasnya
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Makna Disunnahkannya...
Makna Disunnahkannya Mengibas Tempat Tidur, Begini Penjelasannya
Rekor! Pria Ini Terinfeksi...
Rekor! Pria Ini Terinfeksi Covid-19 selama 2 Tahun Nonstop
Matras Inovatif dengan...
Matras Inovatif dengan Benaman Teknologi Smart String
Rekomendasi
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
9 Negara yang Memiliki...
9 Negara yang Memiliki Anggaran Terbesar Mengembangkan Bom Nuklir
Berita Terkini
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Hapus Sanksi Administratif PKB dan BBNKB
Gunung Dukono Kembali...
Gunung Dukono Kembali Erupsi Pagi Ini, Luncurkan Abu Vulkanik 1.000 Meter
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 1.200 Meter di Atas Puncak
687 Orang Laporkan Dugaan...
687 Orang Laporkan Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel ke Polda Metro Jaya
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
Infografis
7 Perwira Tinggi Bareskrim...
7 Perwira Tinggi Bareskrim Dimutasi Kapolri pada September 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved