Nurdin Abdullah Tegaskan Uang dari Agung Sucipto untuk Keperluan Pilkada

Kamis, 10 Juni 2021 - 19:15 WIB
loading...
Nurdin Abdullah Tegaskan...
Gubernur Sulsel nonaktif, Nurdin Abdullah menjadi saksi dalam sidang lanjutan kasus suap dan gratifikasi lingkup Pemprov Sulsel, Kamis (10/6). Foto: SINDOnews/Dok
A A A
MAKASSAR - Sidang lanjutan kasus dugaan suap dan gratifikasi lingkup Pemprov Sulsel , dengan terdakwa Agung Sucipto kembali digelar, Kamis (10/6). Kali ini, Gubernur Sulsel nonaktif, HM Nurdin Abdullah dihadirkan sebagai saksi.

Dalam keterangannya, Nurdin Abdullah mengakui pernah menerima dana dari Agung Sucipto sebesar 150 ribu dollar Singapura atau setara Rp1,5 miliar. Namun, dana itu tidak terkait dengan proyek pembangunan di Sulsel. Sifatnya bantuan.

Baca juga:KPK Dalami Aliran Uang ke Nurdin Abdullah dari Pengerjaan Proyek di Sulsel

“Uang itu untuk bayar saksi, baju partai dan alat peraga di pilkada Bulukumba, bukan untuk pribadi saya dan tidak terkait dengan proyek,” terang Nurdin Abdullah .

Nurdin Abdullah yang memberikan kesaksian secara virtual menyebutkan, khusus pelaksanaan pilkada Bulukumba, dirinya bersama Agung Sucipto bersepakat untuk mendukung salah satu pasangan calon. Kesepakatan jatuh kepada Tommy Satria yang saat itu menjabat sebagai Wakil Bupati.

Nurdin Abdullah menegaskan, uang yang diterima dari Agung Sucipto sebatas bantuan, tanpa tendensi apapun. Apalagi yang menawarkan bantuan pertama kali adalah Agung Sucipto. Nurdin bilang, Agung mengaku siap mendukung pasangan calon bupati dia dukung.

Baca juga:Kasus Suap, KPK Usut Aliran Uang ke Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman

Nurdin dalam persidangan mengaku mengenal Agung Sucipto sejak menjabat sebagai Bupati Bantaeng.

“Jadi itu (dollar Singapura dari Agung Sucipto) untuk pilkada, tidak terkait proyek. Karena kita sudah sepakat mengusung seorang calon di sana. Tiba-tiba Anggu (Agung Sucipto) datang bawa uang itu," ujar Nurdin Abdullah.

Nurdin menegaskan tak pernah ada pembahasan secara spesifik soal proyek ketika bertemu dengan Agung Sucipto. Bahkan ketika masih menjabat di Bantaeng, Agung Sucipto tidak pernah meminta paket proyek.

Baca juga:Digagas Nurdin Abdullah, Kebutuhan Air Bersih Warga Pulau Terpenuhi

“Pak Agung ini tidak pernah meminta paket proyek, bahkan sejak saya menjabat sebagai Bupati Bantaeng. Kalau kita ketemu, bicara politik biasa,” terang Nurdin Abdullah .

Sebagai informasi, dalam kasus suap dan gratifikasi ini, KPK menetapkan tiga tersangka, masing-masing Nurdin Abdullah , mantan Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulsel, Edy Rahmat dan kontraktor bernama Agung Sucipto.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rumah Bupati Sugiri...
Rumah Bupati Sugiri Sancoko Digeledah, 3 Mobil Hardtop dan 1 Alphard Disita
Partai Perindo Papua...
Partai Perindo Papua Selatan Apresiasi MK Tolak Gugatan Hasil PSU Pilkada, Hendrikus Mahuze: Mari Bersama Bangun Boven Digoel!
Ketua KPU Banten Sebut...
Ketua KPU Banten Sebut Penerapan Open Government Data Dukung Pemilu Berkualitas
Serap Aspirasi Gen Z,...
Serap Aspirasi Gen Z, Aksan-Rustam: Rangkul Semua Elemen Bangsa untuk Bangka Lebih Maju
Partai Perindo Sulsel...
Partai Perindo Sulsel Konsolidasikan 24 DPD, Nurdin Abdullah Serukan Penguatan Kerja Kolektif Hadapi Agenda Strategis ke Depan
Mantan Pejabat Pemkot...
Mantan Pejabat Pemkot Surabaya Ditahan Kejati Jatim terkait Kasus Gratifikasi Rp3,6 Miliar
Penampakan Bupati Muara...
Penampakan Bupati Muara Enim Edison Pakai Rompi Oranye usai Ditetapkan Tersangka
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Muara Enim Edison dan 3 Orang Lainnya Tersangka Suap dan Gratifikasi
Kemendikdasmen Dukung...
Kemendikdasmen Dukung SE KPK untuk Cegah Korupsi dan Gratifikasi di SPMB 2026
Rekomendasi
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Finnet dan Kemenhub...
Finnet dan Kemenhub Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pembayaran Layanan Maritim
Berita Terkini
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Beri Semangat Anak Pejuang...
Beri Semangat Anak Pejuang Leukemia, Polres Jakpus Wujudkan Harapan Deni Jadi Polisi Cilik
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved