Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Wali Murid yang Tikam Kepala Sekolah Ditetapkan Tersangka

loading...
Wali Murid yang Tikam Kepala Sekolah Ditetapkan Tersangka
Pelaku penikaman terhadap Kepala SD I Ndora ditetapkan menjadi tersangka. iNews TV/Joni
NAGEKEO - Pelaku penikaman terhadap Kepala SD I Ndora ditetapkan menjadi tersangka. Tersangka DD dikenakan Pasal 351 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman pidana 2 tahun 8 bulan penjara.

Kapolsek Nangaroro Sudarmin mengatakan peristiwa bermula saat sekitar pukul 07.30 Wita bertempat di ruang Guru SDI Pauduri Ndora, telah terjadi Tindak Pidana penganiayaan terhadap Kepsek SDI Ndora Delfina Azi (59) oleh tersangka DD (45). Akibatnya korban mengalami luka di bagian perut.

Tindakan itu dilakukan tersangka sesuai, karena Kepsek melarang anak pelaku mengikuti ujian sekolah kenaikan kelas. "Mnurut pelaku anaknya disuruh pulang untuk tidak boleh ikuti ujian kenaikan kelas," kata Kapolsek.

Setelah mendengar informasi dari anaknya, pelaku menuju rumah Kepala Desa Emilianus Meze dengan tujuan menyampaikan keluhan tentang anak yang tidak bisa mengikuti ujian kenaikan kelas.



Pada saat itu juga pelaku melihat sangkur milik kepala desa yang digantung di dinding ruang tamu dan langsung mengambil tanpa memberitahukan kepada kepala desa.

Kemudian tersangka DD menuju ke sekolah dan menanyakan kepada Astin (salah seoran guru) tentang guru siapa yang menyuruh anaknya pulang. Namun tersangka DD tidak mendapatkan jawaban.

Pada kesempatan tersebut, Kepsek melihat pelaku memegang pisau sangkur dan menyampaikan bahwa DD akan dilaporkan kepada polisi.

Setelah mendengar ancaman kepala sekolah, pelaku langsung mencabut pisau sangkur yang dibawanya dan menusuk korban mengenai bagian perut sebelah kanan.

"Setelah itu pelaku menyerahkan pisau sangkur kepada Heronimus Wonga (penjaga sekolah) dan menuju rumah Kepala Dusun Kristianus Meze untuk menyampaikan kejadian tersebut dan meminta kepala dusun untuk bersama sama menyerahkan diri ke Polsek Nangaroro," terangnya.

Kapolsek Sudarmin mengatakan, pelaku saat ini sudah diamankan di Polsek Nangaroro untuk proses hukum selanjutnya. "Sedangkan korban masih dirawat di Puskesmas Nangaroro dan saat ini korban dalam keadaan sadar dan terbaring lemah," sebutnya. Baca: Uang Sekolah Belum Lunas, Kepala Sekolah SD Inpres Bersimbah Darah Ditikam Wali Murid.



Wakil Kepala SDI Ndora, Antonius Geo yang di hubungi awak media mengatakan, peristiwa tesebut terjadi ketika para guru sedang sibuk persiapan ujian di ruang guru. Orangtua siswa berinisial DD kemudian datang dan berdiri di pintu masuk lalu bertanya alasan memulangkan anaknya dan tidak diperbolehkan ikuti ujian.

Pelaku yang saat itu sedang memegang sebilah pisau lalu menunjuk-nunjuk para guru. Beberapa guru mencoba menenangkan pelaku dan mengarahkan untuk duduk di samping kanan Kepsek Delvina. Baca Juga: Dendam Lama, Warga Lahat ini Tewas Ditikam di Lokasi Sabung Ayam.

Saat itulah, lanjut Antonius, pelaku langsung menusuk Delvina di bagian perut sebelah kanan. "Pelaku pun berupaya menyerang beberapa guru, namun berhasil diamankan," pungkasnya.
(nag)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top