Ada Kampanye Negatif Sawit di Soal Ujian SD di Kampar, Formasi Protes
Selasa, 08 Juni 2021 - 10:56 WIB
loading...
A
A
A
Untuk itu, Aripin dan Formasi berharap hal yang sama jangan sampai terulang kembali, apalagi disaat yang bersamaan ekonomi bangsa Indonesia sangat tergantung dari sektor ekonomi kelapa sawit. Bahkan, kata dia, Presiden Jokowi memberikan perhatian serius perihal perkelapasawitan Indonesia selama tujuh tahun terakhir. Baca juga: Keluhkan Tata Kelola Sawit, POPSI Ngadu ke DPD RI
“Kami minta agar Bapak Menteri Pendidikan mengevaluasi dan menegur pihak SD itu. Agar hal semacam ini tidak terulang lagi di seluruh sekolah di Indonesia. Dinas Pendidikan itu tugasnya mendidik anak-anak sekolah, bukan malah sibuk berkampanye negatif dengan memanfaatkan anak didiknya," ujarnya.
Lebih jauh, Amir mengatakan dirinya akan memberikan pengertian kepada pihak sekolah tidak memahami sawit dan menuangkannya menjadi pertanyaan kampanye negatif. Namun, ia mewanti-wanti jika ternyata yang menyusun pertanyaan justru merupakan bagian dari kelompok tertentu yang terus menerus mengampanyekan sawit secara negatif.
"Harusnya kita sebagai bangsa Indonesia bangga bahwa sawit Indonesia adalah anugerah untuk Dunia. Sudah menjadi tugas kita untuk terus sosialisasi, memberikan pemahaman yang sebenarnya tentang kelapa sawit ," tukasnya.
Sejauh ini belum ada klarifikasi dari Dinas Pendidikan terkait soal ujian tersebut.
“Kami minta agar Bapak Menteri Pendidikan mengevaluasi dan menegur pihak SD itu. Agar hal semacam ini tidak terulang lagi di seluruh sekolah di Indonesia. Dinas Pendidikan itu tugasnya mendidik anak-anak sekolah, bukan malah sibuk berkampanye negatif dengan memanfaatkan anak didiknya," ujarnya.
Lebih jauh, Amir mengatakan dirinya akan memberikan pengertian kepada pihak sekolah tidak memahami sawit dan menuangkannya menjadi pertanyaan kampanye negatif. Namun, ia mewanti-wanti jika ternyata yang menyusun pertanyaan justru merupakan bagian dari kelompok tertentu yang terus menerus mengampanyekan sawit secara negatif.
"Harusnya kita sebagai bangsa Indonesia bangga bahwa sawit Indonesia adalah anugerah untuk Dunia. Sudah menjadi tugas kita untuk terus sosialisasi, memberikan pemahaman yang sebenarnya tentang kelapa sawit ," tukasnya.
Sejauh ini belum ada klarifikasi dari Dinas Pendidikan terkait soal ujian tersebut.
(don)
Lihat Juga :