Anggaran Tidak Cukup, Insentif Tenaga Kesehatan Belum Dibayar

Selasa, 08 Juni 2021 - 10:42 WIB
loading...
Anggaran Tidak Cukup,...
Insentif tenaga kesehatan (nakes) untuk September-Desember 2020 belum juga dibayar. Foto: Dok/SINDOnews
A A A
MAKASSAR - Insentif tenaga kesehatan (nakes) untuk September-Desember 2020 belum juga dibayar Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar . Kondisi itu diakui Ketua Komisi D DPRD Kota Makasssar , Abdul Wahab Tahir.

Kata dia, pihak DPRD sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Makassar sejak dua minggu lalu terkait persoalan tersebut. Hanya saja yang menjadi kendala, pemerintah tidak memiliki cukup anggaran untuk membayar insentif nakes hingga Desember 2020.

"Total pembayaran itu Rp15 miliar, untuk September sampai Desember 2020. Tapi yang tersedia di kas hanya Rp7 miliar, masih ada kekurangannya Rp8 miliar," ujar Wahab, Senin (7/6/2021).

Baca Juga: PKS Minta Pemerintah Selesaikan Semua Tunggakan Insentif Nakes

Dia berharap kekurangan anggaran ini bisa ditambahkan paling tidak di parsial tiga APBD 2021 . Apalagi kesejahteraan tenaga kesehatan di tengah pandemi menjadi konsentrasi Wali Kota Makassar , Mohammad Ramdhan Pomanto.

Karena itu, dia meminta kepada seluruh tenaga kesehatan untuk lebih bersabar. Sebab ini masuk dalam utang belanja. Meski haknya belum terpenuhi, namun dia berharap tenaga kesehatan baik yang ada di puskesmas maupun RSUD Daya untuk tetap menjalankan kewajibannya.

"Saya dapat informasi dari teman-teman tenaga kesehatan di RSUD Daya kalau per hari ini dua bulan sudah dibayar. Yaitu September dan Oktober. Kalau November dan Desember itu belum," ungkap dia.

Baca Juga: Sri Mulyani Siapkan Insentif Pajak Untuk Perusahaan yang Rugi

Sedangkan untuk insentif di Januari hingga Mei 2021, Wahab mengaku belum mendapat keluhan dari tenaga kesehatan.

"Keluhan yang kami terima baru insentif di 2020, kalau 2021 itu belum," singkat dia.

Belum dibayarkannya insentif tenaga kesehatan ikut disorot Barisan Muda Kesehatan Indonesia (BMKI). Bahkan, mereka sempat melakukan unjuk rasa di DPRD Makassar dan Kantor Dinkes Makassar untuk menyuarakan hak tenaga kesehatan.

"Jadi kita minta pertanggungjawaban Dinkes Makassar dan DPRD Makassar untuk memberikan solusi terkait insentif tenaga kesehatan yang belum cair hingga saat ini," tutur Ketua BMKI, Irham Tompo.

Dia bahkan mengancam akan menurunkan massa yang lebih besar jika keluhan ini tak kunjung ditindaklanjuti. Apalagi, tak hanya insentif, BPJS Kesehatan kabarnya pun belum juga dituntaskan hingga saat ini.

"Kami meminta ketegasan DPRD Makassar selaku pengawas eksekutif agar nasib kami tidak dinomorduakan," ujar dia.

Baca Juga: Kemenparekraf Belum Beri Kejelasan Soal Dana Hibah Pariwisata di Makassar
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
11 Orang Ditetapkan...
11 Orang Ditetapkan Tersangka Pembakaran dan Penjarahan Gedung DPRD Makassar dan Sulsel
Deretan Bangkai Mobil...
Deretan Bangkai Mobil di Halaman Gedung DPRD Makassar setelah Diamuk Massa
Demonstran Mengamuk...
Demonstran Mengamuk Bakar Gedung DPRD Kota Makassar
DPRD Tetapkan Munafri-Aliyah...
DPRD Tetapkan Munafri-Aliyah Jadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar
50 Anggota DPRD Makassar...
50 Anggota DPRD Makassar Resmi Dilantik, 26 Wajah Baru
Jadi Pemateri Sosialsasi...
Jadi Pemateri Sosialsasi Perda, Humas UNM Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Resmikan Rumah Ngaji...
Resmikan Rumah Ngaji Rappokaling, Begini Harapan Ketua DPRD Makassar
Wali Kota Makassar dan...
Wali Kota Makassar dan Ketua DPRD Hadir di Magical Toraja
Rekomendasi
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
Penalti Mbappe Ditolak,...
Penalti Mbappe Ditolak, Wasit Piala Dunia 2026 Dicap Arogan
Berita Terkini
Budiman Sudjatmiko Ungkap...
Budiman Sudjatmiko Ungkap Dialog dengan Mahasiswa di UGM Gagal Terjadi: Ada Penghakiman
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Infografis
5 Negara dengan Netizen...
5 Negara dengan Netizen Paling Tidak Sopan di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved