Potensi Perikanan Jatim Dilirik Kazakhstan, Kerjasama Perdagangan dan Investasi Dijajaki
Selasa, 08 Juni 2021 - 09:15 WIB
loading...
A
A
A
Dalam kesempatan ini, Daniyar juga menawarkan paket wisata religi dengan menggabungkan ibadah haji atau umroh dengan paket wisata ke Kazakhstan. "Jadi, tak hanya ke Turki yang kini sudah lumrah dan banyak dilakukan, kami menawarkan Kazakhstan sebagai destinasi wisata religi Islami para jamaah haji atau umroh dari Jawa Timur," terangnya.
Baca juga: Tangis Istri Cantik Jerinx Pecah di Depan Penjara Kerobokan, Sambut Kebebesan Sang Suami
Menanggapi kunjungan ini, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, ada potensi yang memungkinkan ditindaklanjuti demi kesejahteraan dua negara baik Indonesia maupun Kazakhstan. "Ada kebutuhan di Kazakhstan terutama seafood, lebih khusus lagi udang, lebih khusus lagi lobster. Kita punya banyak produk laut, frozen fish, kita punya sangat banyak ikan tuna," katanya.
Selanjutnya, orang nomor satu di Jatim itu akan mengkomunikasikan dengan pihak maskapai yang memungkinkan bisa mengkoneksikan secara langsung penerbangan dari Jatim ke Kazakhstan . "Yang menarik yang ditawarkan oleh Pak Dubes adalah kemudahan agar produk kita untuk bisa tembus pasar Uni Eropa. Yaitu dengan menjadikan Kazakhstan sebagai hub," ungkap Khofifah.
Baca juga: Tangis Istri Cantik Jerinx Pecah di Depan Penjara Kerobokan, Sambut Kebebesan Sang Suami
Menanggapi kunjungan ini, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, ada potensi yang memungkinkan ditindaklanjuti demi kesejahteraan dua negara baik Indonesia maupun Kazakhstan. "Ada kebutuhan di Kazakhstan terutama seafood, lebih khusus lagi udang, lebih khusus lagi lobster. Kita punya banyak produk laut, frozen fish, kita punya sangat banyak ikan tuna," katanya.
Selanjutnya, orang nomor satu di Jatim itu akan mengkomunikasikan dengan pihak maskapai yang memungkinkan bisa mengkoneksikan secara langsung penerbangan dari Jatim ke Kazakhstan . "Yang menarik yang ditawarkan oleh Pak Dubes adalah kemudahan agar produk kita untuk bisa tembus pasar Uni Eropa. Yaitu dengan menjadikan Kazakhstan sebagai hub," ungkap Khofifah.
(eyt)
Lihat Juga :