Bantah Hoaks Bahaya BPA, Perhimpunan Dokter PBNU Dukung Aturan BPOM
Senin, 07 Juni 2021 - 19:57 WIB
loading...
Ketua Perhimpunan Dokter Perhimpunan Nahdlatul Ulama (PDNU) mendukung aturan BPOM tentang keamanan galon guna ulang. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua Perhimpunan Dokter Perhimpunan Nahdlatul Ulama (PDNU) meluruskan isu tentang hoaks seputar bahaya BPA pada galon guna ulang. PDNU mendukung aturan BPOM tentang keamanan galon guna ulang dan sampai saat ini masih mengonsumsi air kemasan galon guna ulang.
“Selama ini dan sampai sekarang ini kita masih pakai air galon guna ulang itu kok. Kita masih support untuk penggunaannya. Secara praktis, kita masih menggunakan itu di mana-mana dan tempat kerja,” kata Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sekaligus Ketua Perhimpunan Dokter Nahdlatul Ulama (PDNU), dr Muhammad S Niam, Senin (7/6/2021).
Dia juga menyampaikan bahwa belum terdengar sampai saat ini ada yang terkena penyakit karena telah meminum air galon guna ulang itu. “Belum, belum ada yang pernah terdengar menderita sakit karena telah meminum air galon guna ulang. Belum ada bukti air galon guna ulang itu membahayakan kesehatan. Nggak lah,” katanya.
Menurut dia, masyarakat baru percaya bahwa air galon guna ulang itu membahayakan kesehatan jika sudah dimuat dalam jurnal-jurnal ilmiah. “Tapi, kalau belum ada dan itu cuma dugaan-dugaan saja, ya nggak bisa dijadikan pedoman. Kita harus melihat jurnal-jurnal ilmiah terbarunya,” ucap Niam. (Baca juga; Soal Uji Lab BPA TUV Laboratories, Kemenperin Anggap Isu Tidak Jelas )
Karena itu, dia menegaskan bahwa PBNU maupun PDNU tetap mendukung BPOM. Apalagi kedua lembaga itu berwenang untuk memastikan keamanan pangan di Indonesia. “Jadi, ya mestinya kita berpegang kepada apa yang telah disampaikan BPOM itu. Kalau mereka katakan aman, ya itu pasti aman,” tukasnya.
“Selama ini dan sampai sekarang ini kita masih pakai air galon guna ulang itu kok. Kita masih support untuk penggunaannya. Secara praktis, kita masih menggunakan itu di mana-mana dan tempat kerja,” kata Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sekaligus Ketua Perhimpunan Dokter Nahdlatul Ulama (PDNU), dr Muhammad S Niam, Senin (7/6/2021).
Dia juga menyampaikan bahwa belum terdengar sampai saat ini ada yang terkena penyakit karena telah meminum air galon guna ulang itu. “Belum, belum ada yang pernah terdengar menderita sakit karena telah meminum air galon guna ulang. Belum ada bukti air galon guna ulang itu membahayakan kesehatan. Nggak lah,” katanya.
Menurut dia, masyarakat baru percaya bahwa air galon guna ulang itu membahayakan kesehatan jika sudah dimuat dalam jurnal-jurnal ilmiah. “Tapi, kalau belum ada dan itu cuma dugaan-dugaan saja, ya nggak bisa dijadikan pedoman. Kita harus melihat jurnal-jurnal ilmiah terbarunya,” ucap Niam. (Baca juga; Soal Uji Lab BPA TUV Laboratories, Kemenperin Anggap Isu Tidak Jelas )
Karena itu, dia menegaskan bahwa PBNU maupun PDNU tetap mendukung BPOM. Apalagi kedua lembaga itu berwenang untuk memastikan keamanan pangan di Indonesia. “Jadi, ya mestinya kita berpegang kepada apa yang telah disampaikan BPOM itu. Kalau mereka katakan aman, ya itu pasti aman,” tukasnya.
Lihat Juga :