Pemkab Bantaeng Dapat Penghargaan dari Badan Ketahanan Pangan
Senin, 07 Juni 2021 - 13:40 WIB
loading...
Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menyerahkan penghargaan dari Badan Ketahanan Pangan ke Bupati Bantaeng, Ilham Azikin, Senin (7/6). Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Pemerintah Kabupaten Bantaeng mendapatkan penghargaan dari Badan Ketahanan Nasional, Senin (7/6). Penghargaan diberikan melalui Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman ke Bupati Bantaeng , Ilham Azikin.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bantaeng, Rahmania menjelaskan, Bantaeng mendapat penghargaan itu berkat sejumlah prestasi ketahanan pangan. Bantaeng dinilai berhasil menurunkan daerah rawan pangan di tiga kecamatan menjadi tahan pangan dan mempertahankannya dalam kurun tiga tahun terakhir.
Baca juga:Pembayaran Gaji 13 ASN Lingkup Pemkab Bantaeng Tunggu SPM
Ketiga kecamatan itu yakni Gantarangkeke, Pa'jukukang dan Ulu Ere. Ketiga kecamatan ini juga mendapat penghargaan secara nasional. "Kita berhasil menurunkan daerah rawan pangan di tiga kecamatan menjadi tahan pangan," kata Rahmania.
Indikator lainnya kata dia, ketersediaan pangan pokok strategis selama tiga tahun terakhir di Bantaeng juga cukup tersedia. Setiap tahun, Bantaeng diketahui memiliki stok rata-rata di atas 2.500 ton per tahun.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bantaeng, Rahmania menjelaskan, Bantaeng mendapat penghargaan itu berkat sejumlah prestasi ketahanan pangan. Bantaeng dinilai berhasil menurunkan daerah rawan pangan di tiga kecamatan menjadi tahan pangan dan mempertahankannya dalam kurun tiga tahun terakhir.
Baca juga:Pembayaran Gaji 13 ASN Lingkup Pemkab Bantaeng Tunggu SPM
Ketiga kecamatan itu yakni Gantarangkeke, Pa'jukukang dan Ulu Ere. Ketiga kecamatan ini juga mendapat penghargaan secara nasional. "Kita berhasil menurunkan daerah rawan pangan di tiga kecamatan menjadi tahan pangan," kata Rahmania.
Indikator lainnya kata dia, ketersediaan pangan pokok strategis selama tiga tahun terakhir di Bantaeng juga cukup tersedia. Setiap tahun, Bantaeng diketahui memiliki stok rata-rata di atas 2.500 ton per tahun.
Lihat Juga :