Santri dan Pengurus Ponpes Bina Madani Bogor Jalani Tes Swab PCR Massal

Senin, 07 Juni 2021 - 10:40 WIB
loading...
Santri dan Pengurus...
Ratusan santri beserta pengurus Pondok Pesantren Bina Madani di Kelurahan Harjasari, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, sudah menjalani tes swab PCR secara massal. Foto: SINDOnews/Haryudi
A A A
BOGOR - Ratusan santri beserta pengurus Pondok Pesantren Bina Madani di Kelurahan Harjasari, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, sudah menjalani tes swab PCR secara massal.

Dari laporan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, total ada sebanyak 417 santri dan pengurus yang dilakukan swab PCR. Rinciannya, 164 orang santri putri dan 174 santri putra, serta pengurus ponpes putra sejumlah 42 orang, dan pengurus putri sebanyak 37 orang. Ditambah 11 orang tukang bangunan yang sedang bekerja di ponpes itu

Baca juga: Usai Mudik Lebaran, Puluhan Santri Pondok Pesantren di Kota Bogor Positif Covid-19

"Baik santri dan pengurus yang sudah kita tangani, ada 24 orang yang sudah dibawa ke BPKP Ciawi. Sisanya ada 8 orang sudah ditarik orang tuanya masing-masing," kata Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim.

Dedie kemarin memantau langsung kondisi Pondok Pesantren Bina Madani. Dedie ingin memastikan, seluruh penanganan di pesantren itu berjalan baik setelah puluhan santri terkonfirmasi positif Covid-19 hasil tes swab antigen.

Baca juga: Bima Arya Perintahkan Seluruh Santri Klaster Ponpes Jalani PCR Swab Test

Terhadap delapan orang yang sudah dibawa untuk isolasi mandiri, Satgas Covid-19 Kota Bogor akan tetap ikut mengawasi. Satgas akan melakukan koordinasi dengan daerah-daerah asal kedelapan orang tersebut.

"Nanti kita koordinasikan melalui dinas masing-masing daerah untuk juga dilakukan penanganan-penanganan," sebut Dedie.

Saat di lokasi Ponpes, Dedie juga memastikan standar penanganan yang dilakukan. Mulai dari penerapan protokol kesehatan (prokes) yang sangat ketat, hingga memastikan hasil konfirmasi dari swab PCR yang dilakukan agar adanya penanganan medis lebih tepat.

Mobilisasi atau keluar masuk para santri ataupun pengurus ponpes sangat dibatasi untuk saat ini. Hal itu dilakukan agar potensi penyebaran virus corona tak menyebar kemana - mana.

"Inilah yang kita khawatirkan selama ini, pasca libur Idul Fitri ternyata ada potensi penyebaran baru dari mereka-mereka yang berinteraksi di luar Kota Bogor. Karena memang faktor penyebaran itu banyak. Karena kerumunan, tidak disiplin, atau juga memang mereka kembali dari daerah Zona Merah," katanya.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Susatyo Purnomo Condro beserta jajaran kemarin juga mendatangi ponpes tersebut. Serupa dengan Dedie, kapolresta datang untuk memastikan protokol kesehatan tetap dipatuhi para santri dan pengurus ponpes.

Mulai dari menghindari kerumunan, selalu menggunakan masker, hingga selalu menjaga kebersihan di dalam ponpes. Jajaran Polresta Bogor Kota juga akan menyiagakan anggotanya untuk terus memantau kawasan ponpes dan sekitarnya agar selalu aman dari penularan yang lebih luas lagi.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Waspada Virus Hanta,...
Waspada Virus Hanta, Menkes Budi Minta Screening ke WHO, Siapkan Rapid Test dan PCR
Raker dengan Camat,...
Raker dengan Camat, Komisi I DPRD Kota Bogor Inventarisir Masalah di Wilayah
Jalankan Fungsi Pengawasan,...
Jalankan Fungsi Pengawasan, Komisi I dan II DPRD Kota Bogor Sidak ke Kantor OPD
Rekomendasi
Setelah Setahun Vakum,...
Setelah Setahun Vakum, D.O EXO Siap Comeback Solo Agustus 2026
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Dulu Dibully Karena...
Dulu Dibully Karena Pendiam, Kini Syawal Adha Raih Centang Biru TikTok dan Instagram
Berita Terkini
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved