Penyebab Kebakaran di Rutas Kelas 1 Makassar Terus Diusut
Minggu, 06 Juni 2021 - 20:05 WIB
loading...
Kondisi gudang penyimpanan kaos di Rutan Makassar yang terbakar pada Minggu, (06/06/2021) dini hari. Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Insiden kebakaran yang terjadi di ruang penyimpanan kaos di Rutan Kelas 1 Makassar , yang terjadi Minggu (6/6) dini hari terus diusut.
Kepala Rutan Kelas I Makassar , Sulistyadi menyatakan penyelidikan dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti peristiwa yang terjadi sekitar pukul 00.55 Wita.
Baca Juga: Diduga Akibat Korsleting Listrik, Rutan Kelas I Makassar Terbakar
"Iya ada penyelidikan juga dari Kantor Wilayah Kemenkumham Sulsel. Sedang berproses melakukan pendalaman," ungkapnya kepada KORAN SINDO, Minggu, (06/06/2021).
Dia mengatakan, kebakaran terjadi di salah satu gudang tempat penyimpanan kaos tahanan dan peralatan makan. Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Walau begitu kata Sulistyadi kerugian ditaksir mencapai Rp10 Juta.
Gudang yang terbakar kata Sulistyadi berdekatan dengan ruang tahanan blok b , Alhasil sejumlah tahanan terpaksa dievakuasi. "Kami pindahkan ke blok I, dibantu personel kepolisian dan juga TNI. Sampai sekarang masih berada di Blok I," ucapnya.
Blok B, lanjut Sulistyadi dihuni oleh warga binaan baru yang masih menjalani masa pengenalan lingkungan (Mapenaling). "Hari Senin itu rencananya kai lakukan pembekalan ke mereka, istilahnya Mapenaling. Iya baru masuk kemarin sore kami pindahkan setelah dites kesehatannya," tuturnya.
Kepala Rutan Kelas I Makassar , Sulistyadi menyatakan penyelidikan dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti peristiwa yang terjadi sekitar pukul 00.55 Wita.
Baca Juga: Diduga Akibat Korsleting Listrik, Rutan Kelas I Makassar Terbakar
"Iya ada penyelidikan juga dari Kantor Wilayah Kemenkumham Sulsel. Sedang berproses melakukan pendalaman," ungkapnya kepada KORAN SINDO, Minggu, (06/06/2021).
Dia mengatakan, kebakaran terjadi di salah satu gudang tempat penyimpanan kaos tahanan dan peralatan makan. Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Walau begitu kata Sulistyadi kerugian ditaksir mencapai Rp10 Juta.
Gudang yang terbakar kata Sulistyadi berdekatan dengan ruang tahanan blok b , Alhasil sejumlah tahanan terpaksa dievakuasi. "Kami pindahkan ke blok I, dibantu personel kepolisian dan juga TNI. Sampai sekarang masih berada di Blok I," ucapnya.
Blok B, lanjut Sulistyadi dihuni oleh warga binaan baru yang masih menjalani masa pengenalan lingkungan (Mapenaling). "Hari Senin itu rencananya kai lakukan pembekalan ke mereka, istilahnya Mapenaling. Iya baru masuk kemarin sore kami pindahkan setelah dites kesehatannya," tuturnya.
Lihat Juga :