Bima Arya Perintahkan Seluruh Santri Klaster Ponpes Jalani PCR Swab Test

Minggu, 06 Juni 2021 - 14:00 WIB
loading...
Bima Arya Perintahkan...
Wali Kota Bogor Bima Arya memerintahkan Tim Satuan Tugas Penangan COVID-19 untuk melakukan PCR Swab Test terhadap santri dan pengurus salah satu pondok pesantren di wilayah Bogor Selatan, Kota Bogor. Foto/SINDOnews
A A A
BOGOR - Wali Kota Bogor Bima Arya memerintahkan Tim Satuan Tugas Penangan COVID-19 untuk melakukan PCR Swab Test terhadap santri dan pengurus salah satu pondok pesantren di wilayah Bogor Selatan, Kota Bogor.

"Saya perintahkan seluruhnya (Santri dan Pengurus Ponpes) untuk dilakukan PCR Swab Test, karena belajar dari pengalaman-pengalaman perumahan griya melati," ungkap Bima Arya, Minggu (6/6/2021). (Baca juga; Bima Arya Jamin Pasokan Logistik untuk Pondok Pesantren yang Dikarantina )

Dia menjelaskan, pada kasus Perumahan Griya Melati meskipun hasil rapid antigennya negatif ternyata hasil PCR positif. "Karena itu kita ulang lagi, hari ini seluruhnya 420 santri, 9 ustadz-ustadzahnya, pembimbingnya itu di PCR, sehingga besok keluar hasilya," kata Bima.

Bima menyebutkan, Satgas COVID-19 sudah mendirikan posko gabungan di salah satu Ponpes di Bogor Selatan, Kota Bogor. "Aktivitas pesantren semuanya ditutup total, tidak boleh keluar masuk. Yang sudah di dalam tidak boleh keluar dan yang di luar juga tidak boleh masuk," katanya.

Lebih lanjut, dia menjelaskan, saat ini 20 orang yang dirawat di pusat isolasi BPKP dan semuanya dibawa oleh keluarga. "Kita antisipasi apabila ada tambahan positif, akan dikordinasikan di BPKP juga," ujarnya. (Baca juga; Usai Mudik Lebaran, Puluhan Santri Pondok Pesantren di Kota Bogor Positif Covid-19 )

Sementara itu, untuk pengawasan pihaknya telah berkordinasi dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bogor untuk mendata santri-santri yang pulang dari kampungnya untuk kembali di PCR dulu. "Kalau untuk di Bogor sebelum pembelajaran tatap muka itu kita maksimalkan untuk PCR," jelasnya.

Klaster Griya Melati
Untuk kasus COVID-19 klaster perumaha Griya Melati, pihaknya telah melaksanakan observasi dan penanganan dari 96 yang terpapar saat ini tinggal 6 orang yang belum sembuh. "Alhamdulilah sudah 90 warga Griya Melati yang positif dinyatakan sembuh. Untuk kemudian di isolasi selama 5 hari," jelasnya.

Adapun bagi yang masih menjalani isolasi di gedung BPKP dijadwalkan kalau progresnya baik, maka pada Rabu (9/6/2021) diperbolehkan pulang. "Ada perubahan status menyusul banyaknya yang sembuh," tegasnya.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gus Zainul Arifin, Kiai...
Gus Zainul Arifin, Kiai Muda yang Hadirkan Dakwah Modern Tanpa Tinggalkan Tradisi
IPB University dan Pesantren...
IPB University dan Pesantren Darunnajah 14 Gelar Pelatihan Produk Unggulan Pesantren
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
Rekomendasi
Agustina Arumsari Ditunjuk...
Agustina Arumsari Ditunjuk Jadi Juru Bicara BGN
Sekjen GMNI Serukan...
Sekjen GMNI Serukan Gotong Royong dan Persatuan Nasional
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Berita Terkini
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
Sempat Memanas, Mahasiswa...
Sempat Memanas, Mahasiswa yang Demo di Jalan Jenderal Sudirman Akhirnya Membubarkan Diri
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan...
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan Bubarkan Diri, Polisi Bersihkan Sampah di Depan Gedung DPR
15 Mahasiswa Diterima...
15 Mahasiswa Diterima di Istana Wapres Gibran usai Demo di Jalan Medan Merdeka
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Ringkus Pelaku Penculikan Lansia di PIK: Tangkap Apa Pun Motifnya!
Demo Mahasiswa Belum...
Demo Mahasiswa Belum Kelar, Arus Lalu Lintas di Jalan Jenderal Sudirman Tersendat
Infografis
Donald Trump Perintahkan...
Donald Trump Perintahkan Hapus Departemen Pendidikan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved