Bima Arya Jamin Pasokan Logistik untuk Pondok Pesantren yang Dikarantina
Sabtu, 05 Juni 2021 - 19:28 WIB
loading...
Pondok pesantren di Kelurahan Harjasari, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, menjalani karantina mikro usai ditemukan puluhan santri positif Covid-19. Foto: MNC Portal/Putra Ramadhani Astyawan
A
A
A
BOGOR - Satgas Covid-19 Kota Bogor telah berkoordinasi dengan Perumda Pasar Pakuan Jaya untuk memastikan distribusin kebutuhan logistik yang diperlukan pondok pesantren di Kelurahan Harjasari, Kecamatan Bogor Selatan, yang saat ini menjalani karantina mikro.
Baca juga: Puluhan Santri Positif Covid-19, Pesantren di Kota Bogor Dikarantina
"Untuk logistik, saya perintahkan Perumda Pasar mensuplai ke sana sesuai kebutuhannya. Jangan sampai dari dalam ada yang belanja ke luar. Di sana juga dibentuk posko gabungan dan saya minta puskesmas monitor dan sudah ada survailancenya," ujar Wali Kota Bogor Bima Arya, Sabtu (5/6/2021).
Diketahui, sebanyak 32 santri di pondok pesantren itu dinyatakan positif Covid-19 hasil swab antigen. Diduga mereka terpapar usai pulang dari kampung halaman.
Temuan kasus tersebut berawal dari swan antigen massal yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota Bogor melalui Puskesmas pada 4 Juni 2021. Tes massal itu dilakukan karena pondok pesantren tersebut sedang mempersiapkan untuk pembelajaran tatap muka.
Baca juga: Puluhan Santri Positif Covid-19, Pesantren di Kota Bogor Dikarantina
"Untuk logistik, saya perintahkan Perumda Pasar mensuplai ke sana sesuai kebutuhannya. Jangan sampai dari dalam ada yang belanja ke luar. Di sana juga dibentuk posko gabungan dan saya minta puskesmas monitor dan sudah ada survailancenya," ujar Wali Kota Bogor Bima Arya, Sabtu (5/6/2021).
Diketahui, sebanyak 32 santri di pondok pesantren itu dinyatakan positif Covid-19 hasil swab antigen. Diduga mereka terpapar usai pulang dari kampung halaman.
Temuan kasus tersebut berawal dari swan antigen massal yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota Bogor melalui Puskesmas pada 4 Juni 2021. Tes massal itu dilakukan karena pondok pesantren tersebut sedang mempersiapkan untuk pembelajaran tatap muka.
Lihat Juga :