Vaksin Covid-19, Pemkot Bekasi Data Orang Gangguan Jiwa

Jum'at, 04 Juni 2021 - 14:20 WIB
loading...
Vaksin Covid-19, Pemkot...
Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kota Bekasi mulai didata untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
BEKASI - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mulai mendata Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) di wilayahnya. Pendataan itu untuk penerimaan progam vaksinasi Covid-19 oleh pemerintah setempat.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Bekasi Dezy Syukrawati mengatakan, untuk Kota Bekasi masih dilakukan pendataan di wilayah yang mempunyai 12 Kecamatan dan 56 Kelurahan.

"Kita sedang mengumpulkan datanya terlebih dahulu, untuk sasarannya masih dalam tahap perencanaan," kata Dezy kepada wartawan di Bekasi, Jumat (4/6/2021). Baca juga: Penderita Gangguan Jiwa Bakar Sampah, Pabrik Fiber Glass di Bogor Ludes Terbakar

Saat ini, kata dia, pemerintah setempat masih melakukan pendataan dan pemetaan lokasi yang nantinya akan dilakukan untuk proses vaksinasi khusus untuk ODGJ maupun penyandang disabilitas.

"Kita belum pastikan lokasinya, tapi saat pencanangan kemarin dilakukan di rumah sakit jiwa, kita masih pikirkan lokasi vaksinasi masal ini," katanya.

Dezy menjelaskan, untuk arahan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi ODGJ baru turun minggu lalu. Secara resmi, suratnya baru terbit pada Rabu 2 Juni 2021. Baca juga: Diduga Alami Gangguan Jiwa, Pemuda Pengancam Imam Masjid di Depok Diperiksa ke RS Kramat Jati

Oleh sebab itu, pihaknya belum bisa memastikan secara detail apakah vaksinasi Covid-19 akan dilakukan secara massal atau tidak, karena kebutuhan khusus para ODGJ yang mungkin berlainan satu sama lan.

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Pusat mulai memprioritaskan ODGJ di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) sebagai penerima vaksinasi Covid-19. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, berdasarkan instruksi Presiden RI Joko Widodo, percepatan vaksinasi di wilayah Jabodetabek harus diprioritaskan dan ODGJ.

Alasannya, penyandang disabilitas mental umumnya memiliki komorbid namun mereka tidak bisa menceritakan atau menjelaskan secara terbuka apa yang dirasakan atau dialaminya.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Film Menjadi Medium...
Film Menjadi Medium Inklusi, Empati, dan Ruang Kolaborasi bagi Anak Muda Indonesia
UAI dan University of...
UAI dan University of Edinburgh Dorong Inklusivitas di Dunia Riset dan Pendidikan Tinggi
Menilik Perjuangan Sapu...
Menilik Perjuangan 'Sapu Jagat' Kawal Jemaah Disabilitas di Makkah
Rekomendasi
Sarwendah Akhirnya Buka...
Sarwendah Akhirnya Buka Suara, Tegas Bantah Halangi Ruben Onsu Bertemu Anak
Kelab Pantai Favorit...
Kelab Pantai Favorit di Bali, Klive Beach Club Menjadi Ikon Baru Uluwatu
Bidik Pasar Renovasi...
Bidik Pasar Renovasi Rumah, SIG Perluas Jangkauan Beton Siap Pakai di Perkotaan
Berita Terkini
Pemerintah Paksa Daerah...
Pemerintah Paksa Daerah Hentikan Open Dumping Sampah dengan Skema Stick and Carrot
Data BNPB: Karhutla...
Data BNPB: Karhutla di 2 Provinsi Hanguskan 8,3 Hektare Lahan
Hore! Stasiun KRL JIS...
Hore! Stasiun KRL JIS Diresmikan Besok
BMKG Deteksi Siklon...
BMKG Deteksi Siklon Tropis Mekkhala, Ingatkan Potensi Hujan Lebat
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ini 11 Museum dan 9 Kolam Renang yang Digratiskan selama 3 Hari
Kunjungi IKN, Ketum...
Kunjungi IKN, Ketum Garuda Jajaki Peluang Usaha untuk UMKM
Infografis
5 Cara Mencegah Lonjakan...
5 Cara Mencegah Lonjakan Covid-19 di Momen Libur Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved