Kisah Lilis Mukhlisoh, Ditabrak Orang Hingga Tiga Kali Gagal Berangkat Ibadah Haji

Jum'at, 04 Juni 2021 - 12:15 WIB
loading...
Kisah Lilis Mukhlisoh,...
Lilis Mukhlisoh bersama suaminya, Yusuf Hasan. Lilis sudah tiga kali gagal berangkat ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji. Foto/MPI/Inin Nastain
A A A
MAJALENGKA - Niat Lilis Mukhlisoh untuk pergi ke Tanah Suci di Arab Saudi menunaikan Rukun Islam kelima kembali ditunda untuk ketiga kalinya. Kebijakan pemerintah yang membatalkan keberangkatan calon jamaah haji, memaksa ibu rumah tanga yang tinggal Desa Bantarwaru, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat menahan rindu bisa berziarah ke Makam Rasulullah SAW.

Baca juga: Indonesia Batal Kirim Jamaah Haji 2021, Ini Pertimbangannya

Kegagalan Lilis untuk beribadah di Tanah Suci tahun ini menambah daftar penantiannya sejak 2012 lalu. Daftar pada 2012, Lilis dijadwalkan berangkat pada 2019 lalu, bersama sang suami, Yusuf Hasan. Namun nasib berkata lain.

Baca juga: Tak Bisa Dipungkiri, Haji 2021 Ditunda Berdampak Psikologis ke Calon Jamaah

2019, tepatnya Pebruari, Lilis mengalami kecelakaan ditabrak orang tidak dikenal. Akibatnya, dia harus bergelut dengan medis dan terapi setelah kakinya mengalami luka yang cukup serius.

“Bulan Maret operasi. Satu pekan sebelum jamaah calon haji berangkat, operasi lagi. Akhirnya ditunda. Yang berangkat hanya suami saja. Padahal jadwalnya kami berangkat berdua,” kata Lilis di kediamannya, saat berbincang dengan MNC Portal Indonesia (MPI), Jumat (4/6/2021).



Berkat keuletannya berobat, luka di bagian kaki Lilis berangsur membaik. Meskipun tidak bisa kembali seperti sebelum kecelakaan, tetapi kondisi kakinya kini jauh membaik. Harapan Lilis untuk bisa segera menunaikan ibadah haji pun, semakin besar. Bagi dia, tidak jadi masalah meskipun nantinya berangkat tanpa suami tercinta.

“Bismillah, 2020 bisa berangkat. Kondisi semakin membaik. Semua syarat sudah terpenuhi, karena pada dasarnya saya jadwal berangkat itu 2019 kan. Ternyata tidak ada (pemberangkatan), karena pandemi COVID-19,” tutur Lilis lirih.

Meskipun kembali gagal untuk yang kedua kalinya, tetapi Lilis mencoba untuk tetap bersabar. Dukungan dari sang suami, membuat kekecewaan Lilis bisa terobati. Masih ada tahun 2021, yang diharapkan jadi waktu bisa mewujudkan impiannya, menyusul suaminya yang lebih dulu berangkat ibadah haji.

Namun apa daya, kondisi pada 2020 lalu masih bertahan hingga sekarang. Pemerintah, melalui Menteri Agama kembali mengumumkan pembatalan pemberangkatan calon jamaah haji.

“Mau bagaimana lagi, karena kondisinya seperti ini. Mudah-mudahan sehat, panjang umur. Lillahi ta'ala. Mudah-mudahan bisa berangkat tahun depan,” jelas dia penuh harap.

Niat Lilis untuk melaksanakan ibadah haji cukup besar. Bahkan, saat diberi pilihan apakah akan ditarik kembali uang yang sudah disetorkan, Lilis memilih tetap menyimpannya. “Nggak, saya bilang nggak mau diambil. Biarin saja. Saya sudah niatkan untuk (berangkat) haji. Kalau tidak ada umur, nanti bisa diganti ahli waris,” jelas dia.

Keteguhan Lilis untuk tetap menanti bisa berangkat ibadah haji, meskipun tanpa ada kejelasan kapan, tidak terlepas dari peran sang suami. Selama ini, sejak 2019 istrinya mengalami kecelakaan, Yusuf senantiasa memberi semangat kepada istri tercintanya itu.

“Kalau sampai tahun depan, berarti sudah 10 tahun sejak daftar. Saya bilang ‘Bismillah Mi, mudah-mudahan bisa tahun depan'. Kami sudah niat sepenuh hati untuk bisa ke Haromain,” jelasnya.

Yusuf mengatakan, pada 2019 lalu, sejatinya ada yang memberi masukan agar Lilis tetap berangkat bersama dirinya. Kalaupun ada masalah pada bagian kaki, itu bisa diatasi dengan menggunakan kursi roda saat berada di Tanah suci.

“Miminya (ibu mertua) nggak kasih izin, katanya ‘tahun depan aja.’ Ya sudah, kami ikuti. Dan ternyata, di sana saya selalu mendorong kursi roda salah satu jamaah yang udzur,” papar dia.

Lilis tentunya bukan satu-satunya calon jamaah haji yang kembali harus bersabar bisa menggenapkan Rukun Islam. Di Kabupaten Majalengka sendiri, ada 1.150 orang yang sebelumnya siap diberangkatkan ke Tanah Suci, kembali harus menanti tahun depan.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Kali Coba Terobos...
3 Kali Coba Terobos Imigrasi, 13 Haji Nonprosedural Digagalkan di Bandara Kualanamu
Pamit Berangkat Haji,...
Pamit Berangkat Haji, Pramono Anung: Minta Doanya Saja Supaya Mabrur
Kemenhaj Diminta Kaji...
Kemenhaj Diminta Kaji Mendalam Dua Syarikah untuk Pelaksanaan Haji 2026
DPR-Pemerintah Sepakat...
DPR-Pemerintah Sepakat Libatkan Petugas Non Muslim Jadi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji
Kecelakaan di Arab Saudi,...
Kecelakaan di Arab Saudi, Jemaah Haji Asal Malang Meninggal Dunia
Kantor Imigrasi Soetta...
Kantor Imigrasi Soetta Gagalkan Keberangkatan 264 Calon Haji Nonprosedural ke Saudi
135.872 Jemaah Haji...
135.872 Jemaah Haji dan Petugas Telah Kembali ke Tanah Air
Kepulangan Haji Capai...
Kepulangan Haji Capai 55 Persen, Kemenhaj Puji Kedisiplinan Jemaah Haji Indonesia
Biaya Haji Tahun 2027...
Biaya Haji Tahun 2027 Turun? Begini Penjelasan Kemenhaj
Rekomendasi
Sepak Bola Gelorakan...
Sepak Bola Gelorakan Kampanye Dont Stop The Celebration, Ajak Masyarakat Rayakan Kebersamaan
Kejaksaan Kabulkan Penangguhan...
Kejaksaan Kabulkan Penangguhan Penahanan, Dokter Tifa: Kebenaran Tak Padam di Negara Kita
Quick Marriage with...
Quick Marriage with Twins: A Dazzling Mom's Tale di V+Short, Kisah Ibu Tangguh yang Menemukan Cinta Lamanya
Berita Terkini
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Tak Punya Izin, DPRD...
Tak Punya Izin, DPRD Kota Bogor Desak Pembangunan Hotel Prima Katulampa Dihentikan
Diresmikan Pramono dan...
Diresmikan Pramono dan Dudy, Stasiun JIS Resmi Beroperasi
Sahroni Desak Polisi...
Sahroni Desak Polisi Tangkap Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Wanita di Bandung: Hukum Berat!
Wisata Berbasis Budaya,...
Wisata Berbasis Budaya, Tabanan Gelar Parade Gebogan dan Baleganjur
Infografis
Susu Kecoa Diklaim Peneliti...
Susu Kecoa Diklaim Peneliti Tiga Kali Lebih Bergizi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved