Kedatangan Ribuan PMI ke Jawa Timur Dikhawatirkan Picu Pengangguran Baru
Kamis, 03 Juni 2021 - 14:11 WIB
loading...
A
A
A
Pada Februari 2021, TPT perkotaan sebesar 7,01%. Sedangkan TPT perdesaan sebesar 3,13%. Dibandingkan Februari 2020 atau sebelum pandemi COVID-19, terjadi kenaikan TPT baik di daerah perkotaan maupun perdesaan.
Kenaikan TPT di perkotaan cukup tajam, yakni sebesar 2,34%. “TPT laki-laki cenderung lebih tinggi dibanding perempuan. Pada Februari 2021, TPT laki-laki sebesar 5,88%. Jauh lebih tinggi dibandingkan TPT perempuan yang sebesar 4,17%,” ujar Dadang.
TPT laki-laki dan TPT perempuan pada Februari 2021 sama-sama mengalami kenaikan dibandingkan Februari 2020. Dibandingkan Februari 2020, TPT laki-laki naik 2,31%. Sedangkan TPT perempuan naik 0,52%. Peran laki-laki cenderung sebagai kepala keluarga atau pencari nafkah utama menjadi salah satu penyebab tingginya TPT laki-laki dibanding perempuan. “Dilihat dari tingkat pendidikan yang ditamatkan pada Februari 2021, TPT untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) masih mendominasi. Yakni sebesar 10,41%,” tandas Dadang.
TPT tertinggi berikutnya adalah Sekolah Menengah Atas (SMA) sebesar 7,57%. Sebaliknya, TPT terendah terdapat pada pendidikan SD ke bawah sebesar 2,27%. “Penduduk dengan pendidikan rendah cenderung lebih mudah menerima tawaran pekerjaan apa saja tanpa banyak mengajukan persyaratan karena keterbatasan pendidikan/ijazah yang dimiliki,” terang Dadang.
Kenaikan TPT di perkotaan cukup tajam, yakni sebesar 2,34%. “TPT laki-laki cenderung lebih tinggi dibanding perempuan. Pada Februari 2021, TPT laki-laki sebesar 5,88%. Jauh lebih tinggi dibandingkan TPT perempuan yang sebesar 4,17%,” ujar Dadang.
TPT laki-laki dan TPT perempuan pada Februari 2021 sama-sama mengalami kenaikan dibandingkan Februari 2020. Dibandingkan Februari 2020, TPT laki-laki naik 2,31%. Sedangkan TPT perempuan naik 0,52%. Peran laki-laki cenderung sebagai kepala keluarga atau pencari nafkah utama menjadi salah satu penyebab tingginya TPT laki-laki dibanding perempuan. “Dilihat dari tingkat pendidikan yang ditamatkan pada Februari 2021, TPT untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) masih mendominasi. Yakni sebesar 10,41%,” tandas Dadang.
TPT tertinggi berikutnya adalah Sekolah Menengah Atas (SMA) sebesar 7,57%. Sebaliknya, TPT terendah terdapat pada pendidikan SD ke bawah sebesar 2,27%. “Penduduk dengan pendidikan rendah cenderung lebih mudah menerima tawaran pekerjaan apa saja tanpa banyak mengajukan persyaratan karena keterbatasan pendidikan/ijazah yang dimiliki,” terang Dadang.
(msd)
Lihat Juga :