Cegah Gratifikasi di Lingkungan Pemkot Bogor, Dedie A Rachim: Hati Kita Bersihkan Dulu
Rabu, 02 Juni 2021 - 10:04 WIB
loading...
Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, dalam pengarahan pencegahan gratifikasi di lingkungan Pemkot Bogor meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk membersihkan hati. SINDOnews/Haryudi
A
A
A
BOGOR - Wakil Wali Kota Bogor , Dedie A Rachim, dalam pengarahan pencegahan gratifikasi di lingkungan Pemkot Bogor meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk membersihkan hati.
"Jadi nomor satu, hati kita bersihkan terlebih dahulu. Soal gratifikasi itu diujung, hati kita bersihkan dulu. Jangan karena kewenangan tugas atau jabatan, kita mempersulit orang lain. Selama tidak ada masalah, berikan kemudahan untuk masyarakat," katanya, Rabu (2/6/2021).
Menurut dia, jika hati bersih maka segala capaian positif akan diperoleh. Untuk itu dia bersyukur Pemkot Bogor untuk kelima kalinya kerap mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang kelima kalinya.
"Langkah ini bukan merupakan langkah yang mudah. Atas bantuan dan pemahaman serta pengertian dari para ASN, kita bisa meraih WTP kembali," kata Dedie mengawali sosialisasi. (Baca juga; Soal Covid-19, Menkes Ingatkan Bogor Jangan Sampai seperti Kudus )
Soal gratifikasi dan segala aturan yang ada, menurut Dedie dari itu semua yang paling terpenting adalah esensinya. "Semua ASN di lingkup Pemkot Bogor, kemudian harus paham mengapa upaya meminimalisir potensi korupsi harus dilakukan," katanya.
"Jadi nomor satu, hati kita bersihkan terlebih dahulu. Soal gratifikasi itu diujung, hati kita bersihkan dulu. Jangan karena kewenangan tugas atau jabatan, kita mempersulit orang lain. Selama tidak ada masalah, berikan kemudahan untuk masyarakat," katanya, Rabu (2/6/2021).
Menurut dia, jika hati bersih maka segala capaian positif akan diperoleh. Untuk itu dia bersyukur Pemkot Bogor untuk kelima kalinya kerap mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang kelima kalinya.
"Langkah ini bukan merupakan langkah yang mudah. Atas bantuan dan pemahaman serta pengertian dari para ASN, kita bisa meraih WTP kembali," kata Dedie mengawali sosialisasi. (Baca juga; Soal Covid-19, Menkes Ingatkan Bogor Jangan Sampai seperti Kudus )
Soal gratifikasi dan segala aturan yang ada, menurut Dedie dari itu semua yang paling terpenting adalah esensinya. "Semua ASN di lingkup Pemkot Bogor, kemudian harus paham mengapa upaya meminimalisir potensi korupsi harus dilakukan," katanya.
Lihat Juga :