Disekap, Gadis di Ciputat Dianiaya dan Dipaksa Layani Pria Hidung Belang
Minggu, 30 Mei 2021 - 17:31 WIB
loading...
Gadis ABG disekap dan dianiaya serta dipaksa layani ria hidung belang di Ciputat, Tangsel. Foto: MPI/Hambali
A
A
A
TANGERANG SELATAN - Nasib malang dialami seorang wanita ABG berinisial SN (16), dia disekap berhari-hari lalu dianiaya dan dipaksa melayani tamu pria hidung belang. SN disekap di kos-kosan yang berada di Gang Bhinneka, Jalan IR H Juanda, RT01 RW01, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel).
Ayah korban, SA (58), menerangkan, penyekapan terhadap putrinya itu baru terungkap pada Sabtu 29 Mei 2021 malam. SN memberikan kabar singkat melalui chat kepada kakaknya, EL (22), dengan meminjam handphone tamu pelanggan yang harus dilayani. Baca juga: ART Polisikan Desiree Tarigan dan Bams Kasus Dugaan Penyekapan
"Jadi anak saya ini kan dijual sama dia (pelaku), datanglah itu cowo tamunya. Nah anak saya disuruh layanin, disuruh dandan. Terus anak saya ini minjam handphone-nya ngumpet-ngumpet, terus ngabarin ke kakaknya. Belum sempat ngapa-ngapain anak saya sama tamunya itu," tutur SA yang berprofesi sebagai tukang ojek di depan Koramil Ciputat itu, Minggu (30/05/21).
Mendapat kabar itu, kakak korban lalu memberitahu ayahnya. Pada malam itu juga, pihak keluarga bersama-sama mendatangi kos-kosan pelaku berinisial FN alias Ani. Pelaku sempat mengelak dengan mengatakan jika SN tak ada di kediamannya.
"Waktu itu pintu kos-kosan kita dorong, dia (pelaku) ngumpet di balik pintu. Dia bilang anak saya nggak ada, tapi akhirnya kepala anak saya nongol dari dalam lemari pakaian. Langsung saya bawa keluar. Anak saya dipaksa ngumpet dalam lemari," jelas SA.
Ayah korban, SA (58), menerangkan, penyekapan terhadap putrinya itu baru terungkap pada Sabtu 29 Mei 2021 malam. SN memberikan kabar singkat melalui chat kepada kakaknya, EL (22), dengan meminjam handphone tamu pelanggan yang harus dilayani. Baca juga: ART Polisikan Desiree Tarigan dan Bams Kasus Dugaan Penyekapan
"Jadi anak saya ini kan dijual sama dia (pelaku), datanglah itu cowo tamunya. Nah anak saya disuruh layanin, disuruh dandan. Terus anak saya ini minjam handphone-nya ngumpet-ngumpet, terus ngabarin ke kakaknya. Belum sempat ngapa-ngapain anak saya sama tamunya itu," tutur SA yang berprofesi sebagai tukang ojek di depan Koramil Ciputat itu, Minggu (30/05/21).
Mendapat kabar itu, kakak korban lalu memberitahu ayahnya. Pada malam itu juga, pihak keluarga bersama-sama mendatangi kos-kosan pelaku berinisial FN alias Ani. Pelaku sempat mengelak dengan mengatakan jika SN tak ada di kediamannya.
"Waktu itu pintu kos-kosan kita dorong, dia (pelaku) ngumpet di balik pintu. Dia bilang anak saya nggak ada, tapi akhirnya kepala anak saya nongol dari dalam lemari pakaian. Langsung saya bawa keluar. Anak saya dipaksa ngumpet dalam lemari," jelas SA.
Lihat Juga :