Bekasi Punya 11 Kawasan Industri dan 7.600 Perusahaan tapi Pengangguran Tinggi, ASPHRI Siap Bantu

Sabtu, 29 Mei 2021 - 15:34 WIB
loading...
Bekasi Punya 11 Kawasan...
Yosminaldi usai terpilih kembali dalam menahkodai ASPHRI di Cikarang, Sabtu (29/5/2021). Foto: SINDOnews/Abdullah M Surjaya
A A A
BEKASI - Asosiasi Praktisi Human Resources Indonesia (ASPHRI) siap bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi dalam meningkatkan kompetensi bagi warga lokal agar bisa terserap ke dunia industri. Sebab, peran ASPHRI sangat dibutuhkan pemerintah dalam menekan angka pengangguran di setiap wilayah.

Ketua ASPHRI Yosminaldi mengatakan, sebagai wadah bagian sumber daya manusia, perusahaan berkeinginan agar bisa merekrut tenaga kerja lokal yang sesuai dengan Perda Ketenagakerjaan Nomor 4 Tahun 2016, yang mengisyaratkan 30 persen putra daerah. Tetapi karena minimnya kompetensi, maka mereka terpaksa memperkerjakan dari luar daerah.

Baca juga: Dampak Pandemi Covid-19, Pengangguran di Bekasi Tembus 200 Ribu Orang

”Secara faktual, tenaga kerja lokal kalah bernaung dengan pendatang. Sebenarnya bukan skill tapi attitude, kedisiplinan kurang, mental kerja, dan motivasi, sehingga jika angkatan usia kerja ingin diterima di dunia industri, pemerintah daerah harus memfasilitasi peningkatan soft skill,” kata Yosminaldi usai terpilih kembali dalam menahkodai ASPHRI di Cikarang, Sabtu (29/5/2021).

Menurut dia, dalam membantu meningkatkan kompetensi pekerja, ASPHRI telah memberikan pelatihan, pemagangan dan penyusunan sertifikasi bagi perusahaan di kawasan industri. ”Selama lima tahun ini, kami banyak membantu peningkatan kompetensi tenaga kerja melalui pemagangan yang bekerjasama dengan perusahaan di kawasan,” jelasnya.

Terkait peran HR di perusahaan, dia juga meminta anggotanya agar mampu menjalankan aturan dari pemerintah ke pengusaha dan pekerja. ”HR mesti mengakomodir kepentingan pengusaha dan pekerja, seimbang, mewakil pengusaha, dan menyerap aspirasi pekerja yang sesuai ketentuan undang-undang,” ungkapnya.

Terkait kegiatan Munas, Yosminaldi menyebut ada 3 agenda, yakni penetapan ketua umum masa bakti 2021-2023, perubahan AD/ART, dan rekomendasi organisasi. ”Ada sepuluh rekomendasi yang kami berikan ke pemerintah, pengusaha dan pekerja, berkaitan dengan kondisi hubungan industrial saat ini, diantaranya soal pemagangan, upah, tenaga kerja asing dan sebagainya,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi, Suhup mengucapkan selamat atas terpilihnya kembali Yosminaldi sebagai Ketua ASPHRI. Untuk itu, dia meminta ASPHRI menjadi jembatan dengan pemerintah. ”Tentunya dengan adanya kerja sama ini, peluang lowongan kerja di setiap perusahaan bisa terbuka, dan kerja sama ini yang kami minta dengan ASPHRI,” katanya.

Menurut dia, permasalahan yang ada di DKI Jakarta hampir sama dengan wilayah Bekasi. Apalagi potensi tenaga kerja di Bekasi sangat besar. Bayangkan, di Kabupaten Bekasi terdapat 11 Kawasan Industri dan 7.600 perusahaan. ”Ketika mengadakan munas di sini sangat tepat. Banyak juga permasalahan tenaga kerja di Bekasi, jadi hal ini bisa pembahasan kita semua,” ucapnya.

Saat ini, kata dia, Kabupaten Bekasi menyimpan pengangguran tertinggi di wilayah Jawa Barat. Sebelumnya 8,04 persen, setelah pandemi Corona ini naik menjadi 11 persen. Apalagi, sebelumnya perusahaan industri bisa memproduksi angkatan kerja hamper 11 ribu setiap tahunya. ”Sekarang malah terhenti akibat wabah corona,” tegasnya.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Letkol Inf Michael Ronald,...
Letkol Inf Michael Ronald, Perwira Kopassus Resmi Jabat Dandim 0509/Kabupaten Bekasi
KPK Panggil Kadis hingga...
KPK Panggil Kadis hingga Kabid Pemkab Bekasi terkait Kasus Bupati Ade Kuswara
KPK Duga Ketua DPD PDIP...
KPK Duga Ketua DPD PDIP Jabar Terima Aliran Uang Penyuap Bupati Kabupaten Bekasi
Rekomendasi
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
BGN Pastikan Anggaran...
BGN Pastikan Anggaran MBG Dikurangi, Ini Alasannya
Pangkas BBM, PLN Borong...
Pangkas BBM, PLN Borong 500 Motor Listrik Polytron Fox 350 Buat Operasional Jawa Timur
Berita Terkini
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
Sempat Memanas, Mahasiswa...
Sempat Memanas, Mahasiswa yang Demo di Jalan Jenderal Sudirman Akhirnya Membubarkan Diri
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan...
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan Bubarkan Diri, Polisi Bersihkan Sampah di Depan Gedung DPR
15 Mahasiswa Diterima...
15 Mahasiswa Diterima di Istana Wapres Gibran usai Demo di Jalan Medan Merdeka
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Ringkus Pelaku Penculikan Lansia di PIK: Tangkap Apa Pun Motifnya!
Demo Mahasiswa Belum...
Demo Mahasiswa Belum Kelar, Arus Lalu Lintas di Jalan Jenderal Sudirman Tersendat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved