Dugaan Korupsi Damkar Depok Terus Didalami Pidsus Kejari, Hari Ini 10 Orang Diperiksa
Senin, 24 Mei 2021 - 21:42 WIB
loading...
Kejaksaan Negeri Depok terus mendalami dugaan korupsi di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok. Foto: Dok SINDOnews
A
A
A
DEPOK - Kejaksaan Negeri (Kejari) masih terus mendalami kasus dugaan korupsi di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok. Hari ini sebanyak 10 orang diminta keterangan.
Keterangan dari para pihak ini akan membuka kebenaran dari kasus dugaan korupsi tersebut. Keterangan para pihak ini sebagai lembaran baru dimulainya pengungkapan kasus.
Karena setelah berada di Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Depok, nantinya akan diketahui apakah benar adanya dugaan korupsi tersebut.
Baca juga: Babak Baru Damkar Depok, Jaksa Sebut Ada Dugaan Perbuatan Melawan Hukum
Sebelumnya Seksi Intelejen menerima laporan dari masyarakat dan mendalaminya dengan kesimpulan ada perbuatan melawan hukum. Kemudian kasus tersebut dilimpahkan ke seksi pidana khusus.
"Hari ini sebanyak 10 orang diperiksa terkait dugaan pidana korupsi belanja perlengkapan anggota, yaitu sepatu pakaian dinas lapangan (PDL) di tahun anggaran 2017-2019," ujar Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Depok, Herlangga Wisnu Murdianto, Senin (24/5/2021).
Keterangan dari para pihak ini akan membuka kebenaran dari kasus dugaan korupsi tersebut. Keterangan para pihak ini sebagai lembaran baru dimulainya pengungkapan kasus.
Karena setelah berada di Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Depok, nantinya akan diketahui apakah benar adanya dugaan korupsi tersebut.
Baca juga: Babak Baru Damkar Depok, Jaksa Sebut Ada Dugaan Perbuatan Melawan Hukum
Sebelumnya Seksi Intelejen menerima laporan dari masyarakat dan mendalaminya dengan kesimpulan ada perbuatan melawan hukum. Kemudian kasus tersebut dilimpahkan ke seksi pidana khusus.
"Hari ini sebanyak 10 orang diperiksa terkait dugaan pidana korupsi belanja perlengkapan anggota, yaitu sepatu pakaian dinas lapangan (PDL) di tahun anggaran 2017-2019," ujar Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Depok, Herlangga Wisnu Murdianto, Senin (24/5/2021).
Lihat Juga :