Varian Baru Covid-19, Bupati Khawatir Menular Melalui Kereta Commuter Line Jakarta-Bogor

Sabtu, 22 Mei 2021 - 14:02 WIB
loading...
Varian Baru Covid-19,...
Bupati Bogor Ade Yasin. Foto/Dok/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan, varian baru Covid-19 belum terdeteksi di wilayah Kabupaten Bogor . Dia mengatakan, untuk wilayah desa-desa memang relatif aman karena jauh dari Jakarta. Hal ini mengingat varian baru telah ditemukan di DKI Jakarta.

“Kami ini rata-rata kan desa yang memang jangkauannya jauh dari Jakarta. Ini kalau di desa kami agak tenang ya terkait dengan varian baru. Kalau ada yang dari Jakarta atau dari luar pasti terlihat oleh petugas desa,” katanya dalam acara Polemik Trijaya dengan topik Varian Baru Covid-19, Sabtu (22/5/2021). Baca juga: Masuk Indonesia, 3 Varian Baru Covid-19 Tularkan 26 Orang dan 1 Meninggal

Namun begitu, Ade mengaku khawatir penularan virus Covid-19 varian baru terjadi melalui sarana publik seperti kereta api. Hal ini mengingat bahwa sebagian besar warga Bogor menggunakan moda transportasi kereta Comuter Line tujuan Jakarta.

“Tapi yang kami khawatirkan varian baru menular melalui sarana publik seperti kereta. Nah ini kan berapa puluh persen penduduk kab bogor, dari Bojong Gede saja sudah terlihat penuh kereta itu mereka ke jakarta. Kan varian baru ada Jakarta dan Bali. Yang terdekat dari Jakarta itu Bogor,” tuturnya.

Dia pun meminta kesadaran dari para pengguna kereta api untuk taat dan disiplin menjalankan protokol kesehatan. Salah satunya jangan sampai mencopot masker karena salah satu cara ampuh menangkis penularan. Selain itu dia juga mengimbau pengguna kereta melakukan vaksinasi. Baca juga: Varian Baru Covid-19 asal India B.1.617 Ditemukan di Jakarta

“Jadi kita juga imbau untuk melakukan vaksinasi. Tanya ke masing-masing puskesmas. Karena biasanya ada ketersediaan vaksin. Kita berikan secara gratis karena masih bsia dibiayai APBN. Jadi untuk melakukan vaksiansi secara sadar. Jadi kalau memaang kebutuhanmendesak seperti penumpang kereta api kita bisa pakai vaksin yang tidak mau dipergunakan lansia,” pungkasnya.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KRL Diusulkan Beroperasi...
KRL Diusulkan Beroperasi 24 Jam, Begini Jawaban KCI Commuter
KRL Jakarta-Bogor Kembali...
KRL Jakarta-Bogor Kembali Normal Setelah Alami Gangguan di Depok
Varian Covid-19 Nimbus...
Varian Covid-19 Nimbus Menyebar di 22 Negara, Ini Gejala dan Risiko yang Harus Diwaspadai
Rekomendasi
BPIP Sebut 228 Putra-Putri...
BPIP Sebut 228 Putra-Putri Terbaik Jalani Verifikasi Paskibraka Tingkat Pusat 2026
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Tahun Baru Islam 1448...
Tahun Baru Islam 1448 H Jadi Momentum Kebangkitan Umat Islam Hadapi Tantangan Global
Berita Terkini
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Infografis
Waspada, Kasus Aktif...
Waspada, Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Mencapai 20 Ribu Orang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved