BPN Palopo Buka Pendaftaran Sertifikat Lahan Gratis
Rabu, 19 Mei 2021 - 21:59 WIB
loading...
Wali Kota Palopo, HM Judas Amir saat menerima jajaran ATR/BPN Palopo, Rabu (19/5). Foto: SINDOnews/Chaeruddin
A
A
A
PALOPO - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kota Palopo melakukan pertemuan dengan Wali Kota Palopo , HM Judas Amir, Rabu (19/5) siang.
Di sana, Kepala ATR/BPN Palopo, Didik Purnomo melaporkan sejumlah program pertanahan yang sementara berjalan di tahun 2021, salah satunya pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL).
Baca juga:Pascalebaran, Pemkot Palopo Periksa Pemudik
Dalam kesempatan tersebut, Didik Purnomo juga melaporkan hasil kegiatan Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) triwulan I.
"Kami juga melaporkan dan menyerahkan laporan kegiatan Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) triwulan I ke Wali Kota Palopo , selaku Ketua Tim GTRA Kota Palopo tahun 2021," katanya.
Khusus program PTSL, Didik Purnomo menyampaikan bahwa program ini masih berjalan. Pihaknya berharap masyarakat Kota Palopo selaku pemilik lahan dalam wilayah Kota Palopo dan belum memiliki sertifikat, segera mendaftarkan ke ATR/BPN.
"PTSL masih berjalan tahun 2021, kami minta masyarakat yang belum miliki sertifikat untuk mendaftarkan lahannya segera," ungkapnya.
Baca juga:Dirut Baru PAM Tirta Mangkaluku Palopo Janji Tingkatkan Pelayanan
Didampingi Kasi Penataan dan Pemberdayaan Marwah, Kepala ATR/BPN Kota Palopo, lanjut menyampaikan, kegiatan penanganan akses reforma agraria berlokasi di Kelurahan Sendana dan Kelurahan Purangi.
Lokasi ini juga akan menjadi pilot project kampung reforma agraria Kota Palopo, dalam hal ini Pemerintah Kota Palopo turut menjadi anggota Tim Penanganan Akses Reforma Agraria.
Apa yang disampaikan Kepala ATR/BPN direspons langsung Wali Kota Palopo , Judas Amir. Wali Kota dua periode ini menyampaikan dirinya akan menginstruksikan kepada seluruh lurah melalui RT/RW se-Kota Palopo untuk mendata tanah yang belum mempunyai sertifikat untuk dibuatkan sertifat gratis.
Baca juga:Dirut Bank Sulselbar Serahkan Bantuan Mobil untuk Baznas Palopo
"Sebagai pemerintah tidak boleh hanya menunggu, tetapi perlu turun langsung mendata agar mengetahui mana masyarakat yang memiliki tanah belum bersertifikat kemudian mendaftarkan ya dalam program PTSL," kuncinya.
Turut mendampingi Wali Kota Palopo , Sekretaris Daerah Kota Palopo Firmanza DP, Asisten II Setda Kota Palopo, Ilham, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Palopo Wahyudin.
Di sana, Kepala ATR/BPN Palopo, Didik Purnomo melaporkan sejumlah program pertanahan yang sementara berjalan di tahun 2021, salah satunya pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL).
Baca juga:Pascalebaran, Pemkot Palopo Periksa Pemudik
Dalam kesempatan tersebut, Didik Purnomo juga melaporkan hasil kegiatan Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) triwulan I.
"Kami juga melaporkan dan menyerahkan laporan kegiatan Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) triwulan I ke Wali Kota Palopo , selaku Ketua Tim GTRA Kota Palopo tahun 2021," katanya.
Khusus program PTSL, Didik Purnomo menyampaikan bahwa program ini masih berjalan. Pihaknya berharap masyarakat Kota Palopo selaku pemilik lahan dalam wilayah Kota Palopo dan belum memiliki sertifikat, segera mendaftarkan ke ATR/BPN.
"PTSL masih berjalan tahun 2021, kami minta masyarakat yang belum miliki sertifikat untuk mendaftarkan lahannya segera," ungkapnya.
Baca juga:Dirut Baru PAM Tirta Mangkaluku Palopo Janji Tingkatkan Pelayanan
Didampingi Kasi Penataan dan Pemberdayaan Marwah, Kepala ATR/BPN Kota Palopo, lanjut menyampaikan, kegiatan penanganan akses reforma agraria berlokasi di Kelurahan Sendana dan Kelurahan Purangi.
Lokasi ini juga akan menjadi pilot project kampung reforma agraria Kota Palopo, dalam hal ini Pemerintah Kota Palopo turut menjadi anggota Tim Penanganan Akses Reforma Agraria.
Apa yang disampaikan Kepala ATR/BPN direspons langsung Wali Kota Palopo , Judas Amir. Wali Kota dua periode ini menyampaikan dirinya akan menginstruksikan kepada seluruh lurah melalui RT/RW se-Kota Palopo untuk mendata tanah yang belum mempunyai sertifikat untuk dibuatkan sertifat gratis.
Baca juga:Dirut Bank Sulselbar Serahkan Bantuan Mobil untuk Baznas Palopo
"Sebagai pemerintah tidak boleh hanya menunggu, tetapi perlu turun langsung mendata agar mengetahui mana masyarakat yang memiliki tanah belum bersertifikat kemudian mendaftarkan ya dalam program PTSL," kuncinya.
Turut mendampingi Wali Kota Palopo , Sekretaris Daerah Kota Palopo Firmanza DP, Asisten II Setda Kota Palopo, Ilham, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Palopo Wahyudin.
(luq)
Lihat Juga :